Pematangsiantar, Sinata.id – Di tengah masih tingginya harga sejumlah bahan pokok di Kota Pematangsiantar, harga cabai justru mengalami penurunan akibat melimpahnya pasokan di pasaran.
Melimpahnya stok cabai membuat harga komoditas tersebut turun dan menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat.
Salah seorang warga, Nita, yang ditemui di Pasar Dwikora, mengaku bersyukur dengan kondisi tersebut karena dapat menghemat pengeluaran belanja rumah tangga.
“Lumayan bisa lebih hemat dan cabai juga bisa disimpan lebih banyak di rumah,” ujarnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar, Legianto Pardamean Manurung, menjelaskan bahwa melimpahnya pasokan cabai tidak diimbangi dengan peningkatan permintaan, sehingga menyebabkan harga turun.
Menurutnya, kondisi tersebut justru berdampak kurang baik bagi petani.
“Harga cabai di tingkat petani cukup memprihatinkan. Bahkan, untuk menutup biaya produksi saja masih belum tercapai,” ungkapnya saat ditemui di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian di Jalan Tuan Rondahaim Saragih, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kamis (9/4/2026).
Ia menambahkan, banyaknya pasokan cabai yang masuk ke pasar membuat petani terpaksa menjual hasil panen dengan harga murah agar tidak mengalami kerugian lebih besar.
“Daripada cabai membusuk, petani memilih menjual dengan harga murah, setidaknya untuk menutup sebagian modal,” pungkasnya. (SN19)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini