Jakarta, Sinata.id – Arus mudik melalui terminal penumpang PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melonjak signifikan pada H-3 Lebaran 2026.
Tercatat lebih dari 1 juta penumpang menggunakan layanan terminal Pelindo, meningkat 9,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Lonjakan ini dipicu tingginya aktivitas di sejumlah pelabuhan utama. Pelabuhan Tanjung Perak menjadi yang tersibuk dengan jumlah penumpang mencapai 114.214 orang. Posisi berikutnya ditempati pelabuhan di Banten (89.064 penumpang), Tanjung Balai Karimun (84.331), Tanjung Pinang (80.685), dan Balikpapan (69.414).
Tidak hanya jumlah penumpang, volume kendaraan juga mengalami peningkatan signifikan. Pada H-3 Lebaran, tercatat sebanyak 153.767 unit kendaraan melintas di pelabuhan Pelindo, naik 22,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali, memastikan seluruh pelabuhan beroperasi optimal untuk menghadapi lonjakan trafik.
“Seluruh personel dan fasilitas terminal penumpang disiagakan selama 24 jam. Kami juga memperkuat koordinasi lintas instansi guna menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pemudik,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).
Pelindo juga menjaga kelancaran arus barang selama periode Angkutan Lebaran 2026 melalui pengaturan trafik terminal, penjadwalan sandar kapal, serta optimalisasi layanan bongkar muat agar tetap aman dan efisien.
Sebagai bentuk dukungan, Pelindo memberikan diskon tarif penumpukan peti kemas sebesar 50 persen di pelabuhan yang terdampak kebijakan pembatasan angkutan barang, serta diskon 10 persen di pelabuhan lainnya.
Selain itu, tarif Rp0 diberlakukan untuk jasa kapal, seperti pandu, tunda, dan tambat, serta sejumlah layanan kepelabuhanan tertentu di Pelabuhan Ciwandan guna mendukung kelancaran arus penyeberangan Jawa–Sumatera.
“Kebijakan ini diharapkan dapat memperlancar arus barang dan menjaga stabilitas rantai pasok selama Lebaran,” ucap Ali. (SN15)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini