Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Simalungun

DPRD akan Lakukan RDP dengan APTESI, DLH dan DPMPTSP Simalungun

dprd akan lakukan rdp dengan aptesi, dlh dan dpmptsp simalungun
Perwakilan APTESI serahkan pernyataan sikap ke Anggota DPRD Simalungun

Simalungun, Sinata.id – Komisi I DPRD Simalungun akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Aliansi Peduli Teh Simalungun (APTESI), Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Simalungun, besok 7 Oktober 2025.

Demikian disampaikan Perikson Purba, Ketua Komisi I DPRD Simalungun usai menerima massa unjuk rasa dari APTESI, Senin 6 Oktober 2025 sore.

Advertisement

Katanya, RDP memang sudah diagendakan sejak beberapa hari yang lalu. RDP dilakukan untuk mengetahui alasan dilakukan konversi kebun teh menjadi kebun sawit di PTPN IV Regional II Kebun Sidamanik dan Kebun Bah Butong.

“Kita ingin melihat, apa saja analisa lingkungan yang telah diberikan PTPN IV Regional II kepada DLH dan Dinas Perizinan (DPMPTSP). Sehingga PTPN bisa melakukan tindakan penanaman kelapa sawit,” katanya.

Baca Juga  Stok Darah PMI Simalungun Kritis, Golongan AB Kosong Total

Sedangkan undangan ke PTN IV disebut, masih akan dikoordinasikan dengan pimpinan DPRD. “Berhubung waktunya mepet, kita akan koordinasikan ke pimpinan, apakah masih memungkinkan kita mengundang PTPN IV,” lanjutnya.

Terkait agenda kunjungan ke PTPN IV yang berhenti karena terkendala anggaran, Anggota DPRD Simalungun dari Dapil 5 Simalungun ini mengatakan, kalau agenda kunjungan ke Kementerian BUMN, Kantor Pusat PTPN IV dan Distrik, sudah lama direncanakan.

“Karena kita terkendala di anggaran, makanya agenda kita untuk melakukan kunjungan ke Kementerian BUMN itu tidak bisa kami lanjutkan. Yang ingin kita pertanyakan adalah, dalam regulasi penanaman teh, apakah boleh dilakukan penanaman sawit di areal itu?” ucapnya.

Sementara, massa yang tergabung dalam APTESI meminta kepada anggota DPRD Simalungun agar rapat digelar terbuka dan semua pihak bebas mendengarkan rapat tersebut.

Baca Juga  80 KK Petani Gagal Panen di Simalungun Terima Bantuan dari Sinata.id, Tangis Haru Pecah

Jefra Manurung, Wakil Ketua DPRD Simalungun menegaskan bahwa DPRD Simalungun menolak sepenuhnya penanaman kelapa sawit di areal kebun teh yang ada di PTPN IV Regional II Kebun Sidamanik dan Kebun Bah Butong. (SN11)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini