Jakarta, Sinata.id – Setelah berburu selama dua pekan, Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menangkap Dewi Astutik (PA), buron Interpol yang menjadi otak penyelundupan 2 ton sabu senilai Rp 5 triliun.
Perempuan yang masuk daftar pencarian orang paling dicari itu dibekuk di dalam mobil Toyota Prius putih di lobi sebuah hotel di Sihanouk, Kamboja, pada 1 Desember 2025 pukul 13.39 waktu setempat.
Penangkapan ini disebut BNN sebagai pukulan telak terhadap jaringan narkoba internasional dan upaya menyelamatkan 8 juta jiwa dari ancaman narkotika.
“Operasi ini adalah implementasi dari Asta Cita Presiden, khususnya reformasi hukum. Narkoba adalah isu kemanusiaan, bukan sekadar kriminal biasa,” tegas Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Kronologi penangkapan berawal dari laporan intelijen pada 17 November 2025 yang mendeteksi keberadaan Dewi Astutik di Phnom Penh.
Tim khusus BNN langsung diterbangkan ke Kamboja pada 25 November.
“Setibanya di Phnom Penh tanggal 30 November, kami langsung berkoordinasi dengan Kedubes RI dan Kepolisian Kamboja. Target diamankan bersama seorang pria di dalam mobil,” papar Suyudi.
Setelah penangkapan, tim BNN melakukan verifikasi fisik untuk memastikan identitas sang buron.
Dewi Astutik kini sedang dalam proses dipulangkan ke Indonesia untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (*)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini