Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
News

Daftar 32 Negara Lolos Piala Dunia 2026, Nasib Italia Mengenaskan!

euforia menuju piala dunia 2026 semakin menguat setelah 32 negara lolos piala dunia dan mengamankan tempat di putaran final.
Euforia menuju Piala Dunia 2026 semakin menguat setelah 32 negara berhasil lolos Piala Dunia dan mengamankan tempat di putaran final. (Ilustrasi)

Sinata.id – Euforia menuju Piala Dunia 2026 semakin menguat setelah 32 negara lolos Piala Dunia dan mengamankan tempat di putaran final. Namun di balik hiruk-pikuk tersebut, awan gelap justru menaungi perjalanan Timnas Italia.

Tim yang pernah empat kali juara dunia itu kembali menapaki jalan penuh rintangan dan disebut tengah menghadapi salah satu babak paling menegangkan dalam sejarah modern mereka.

Advertisement

Italia saat ini bercokol di posisi kedua Grup I Kualifikasi Piala Dunia zona Eropa dengan 18 poin dari tujuh pertandingan.

Posisi tersebut menempatkan Gli Azzurri tepat di belakang Norwegia yang unggul tipis dalam selisih poin dan produktivitas gol.

Secara teori, tiket lolos langsung masih mungkin diraih. Namun skenarionya nyaris di luar nalar, Italia wajib menang atas Norwegia dengan margin sembilan gol atau lebih pada laga pamungkas.

Baca Juga  Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp186 Juta, Ini Daftar Stadion

Sebuah target yang oleh banyak analis disebut “antara mimpi dan keajaiban”.

Baca Juga: Super Eagles Hantam Gabon 4-1 di Duel Menuju Piala Dunia 2026

Karena itu, jalur play-off menjadi pintu paling realistis.

Masalahnya, publik Italia sangat paham betapa pahitnya babak tersebut.

Dua edisi berturut-turut, 2018 dan 2022, Italia kandas di play-off dan gagal tampil di Piala Dunia.

Media Italia menyebut situasi kali ini sebagai “ujian terbesar Spalletti” sejak ia mengambil alih kursi pelatih.

Di tengah tekanan besar itu, format Piala Dunia yang kini diperluas menjadi 48 peserta sebenarnya memberi napas lebih panjang.

Turnamen 2026, yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, akan menghadirkan 12 grup berisikan empat tim.

Baca Juga  Serupa Indonesia, Cape Verde Juga Pakai Pemain Naturalisasi, Kenapa Sukses Lolos Piala Dunia?

Dua tim teratas setiap grup otomatis lolos, ditambah delapan tim peringkat ketiga terbaik untuk menggenapi babak 32 besar.

Dengan sistem yang lebih longgar, Italia idealnya tidak perlu berjibaku sedramatis ini.

Namun bila mereka tetap gagal menembus putaran final, kritik publik diyakini akan menggema lebih keras ketimbang dua kegagalan sebelumnya.

Untuk sementara, berikut adalah 32 negara yang telah mengunci tiket Piala Dunia 2026:

  1. Kanada (Tuan rumah)

  2. Meksiko (Tuan rumah)

  3. Amerika Serikat (Tuan rumah)

  4. Jepang

  5. Selandia Baru

  6. Iran

  7. Argentina

  8. Uzbekistan

  9. Korea Selatan

  10. Jordania

  11. Australia

  12. Brasil

  13. Ekuador

  14. Uruguay

  15. Kolombia

  16. Paraguay

  17. Maroko

  18. Tunisia

  19. Mesir

  20. Aljazair

  21. Ghana

  22. Tanjung Verde

  23. Afrika Selatan

  24. Qatar

  25. Inggris

  26. Arab Saudi

  27. Pantai Gading

  28. Senegal

  29. Prancis

  30. Kroasia

  31. Portugal

  32. Norwegia

Baca Juga  Polda Jateng Gerebek Tambang Ilegal di Kendal dan Boyolali, Dua Tersangka Ditangkap

Panggung 2026 sudah mulai terbentuk.

Pertanyaan besarnya kini, apakah Italia akan menyusul, atau kembali tertinggal dari sejarah? [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini