Jakarta, Sinata.id – Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman cairan diduga air keras saat melintas di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat, Kamis malam (12/3/2026) sekitar pukul 23.37 WIB.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menyampaikan bahwa serangan mengakibatkan luka bakar pada wajah, mata, dada, serta kedua tangan Andrie. Korban sempat terjatuh setelah cairan mengenai tubuhnya dan berteriak meminta pertolongan hingga warga berdatangan.
Kronologi yang dihimpun KontraS menyebutkan, sebelum kejadian Andrie beraktivitas seperti biasa, termasuk menghadiri pertemuan di Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Menteng dan melakukan perekaman podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) terkait tema “Remiliterisasi dan Judicial Review UU TNI”.
Setelah perekaman selesai sekitar pukul 20.00 WIB, Andrie sempat berada di kantor YLBHI hingga pukul 23.00 WIB dan mengisi bahan bakar di SPBU Cikini sebelum pulang menggunakan sepeda motor.
Saat melintasi Jalan Salemba I, Andrie melihat dua orang mengendarai sepeda motor jenis diduga Honda Beat atau Vario berlawanan arah. Kedua pelaku langsung menyiramkan cairan ke arah korban dan melarikan diri ke Jalan Salemba Raya. Diduga pelaku menjatuhkan sebuah gelas stainless steel yang digunakan untuk membawa cairan tersebut.
Dua teman Andrie, Rizky dan Hardingga, membawa korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) sekitar pukul 23.48 WIB. Tim medis menilai luka bakar yang dialami Andrie mencapai 24 persen. Saat ini korban ditangani enam dokter spesialis, termasuk spesialis mata, THT, saraf, tulang, thoraks, organ dalam, dan kulit, serta dijadwalkan menjalani tindakan operasi mata berupa transplantasi membran amnion.
KontraS menyatakan tidak ada barang milik korban yang hilang dalam kejadian tersebut. Lembaga itu mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut pelaku dan mengungkap motif penyerangan terhadap aktivis hak asasi manusia itu. (A58)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini