Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Simalungun

Gelap dan Amblas, Jalan Asahan KM 7-8 Rawan Kecelakaan

gelap dan amblas, jalan asahan km 7-8 rawan kecelakaan
Bahu jalan amblas akibat tergerus irigasi. (foto: sinata/sawal)

Simalungun, Sinata.id  – Jalan Asahan tepatnya di Kilometer 7-8, Nagori Dolok Hantaran, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, amblas akibat tergerus aliran air irigasi. Kondisi ini membuat sebagian badan jalan retak dan ambles, sehingga rawan membahayakan pengguna jalan.

Pantauan di lapangan pada Sabtu (23/8/2025) pagi menunjukkan sebagian aspal sudah runtuh. Untuk mencegah kecelakaan, warga setempat memasang ranting pohon sebagai penanda agar pengendara lebih berhati-hati saat melintas.

Advertisement

Dody Saragih (56), warga sekitar ditanyai wartawan menyebutkan, kerusakan dipicu derasnya aliran air irigasi yang mengikis dinding bahu jalan.

“Kalau hujan deras, air parit ini bisa meluap. Karena air yang masuk ke parit ini dari arah Perum, bahkan jalan yang di Batu 7, dekat GOR itu sering terendam banjir, makanya aspalnya selalu rusak. Kondisi ini kalau terus dibiarkan bisa putus jalan Asahan ini. Apalagi sekarang sudah mulai sering hujan,” katanya.

Baca Juga  Polsek Perdagangan Bantu Korban Kebakaran di Simalungun, Salurkan Tali Asih

Ia menambahkan, daerah ini menjadi daerah yang rawan terjadinya kecelakaan. Ditambah daerah tersebut juga minim penerangan lampu jalan.

“Kalau malam gelap kali. Mungkin karena gelap ini lah makanya dipasang ranting dekat jalan ini, biar supir yang lintas tau kalau jalan ini longsor,” terangnya.

Sementara itu, Kepala UPT Jalan dan Jembatan Pematang Siantar Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut, Syarifuddin Lubis yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengaku sudah melakukan pengecekan lokasi tersebut.

Ia menyarankan agar pengendara tetap waspada saat melalui daerah tersebut. Selain itu, pihaknya juga sudah melaporkan hal itu ke Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut.

“Sudah kita laporkan hal itu ke dinas dan masih dalam proses penganggaran ke dinas. Kita himbau agar pengguna jalan tetap berhati-hati saat melintasi jalan tersebut,” katanya. (SN11)

Baca Juga  PT RAS Ungkap Alasan Pecat Erianto Saragih: Mangkir dan Surat Sakit Bermasalah

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini