Info Market CPO
πŸ—“ Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.5K β€’DMI β€’ BLW β€’ FOB TDUKU β€’ FRC TBAYUR β€’ FRC PLMBG β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K Β· DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K Β· BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K Β· FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K Β· FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K Β· FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K Β· LOCO LUWU
- - - - – NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Hukum & Peristiwa

Kabel Listrik Jatuh ke Seng Rumah Warga Selama 4 Hari, PLN Lambat Merespons

kabel listrik jatuh ke seng rumah warga selama 4 hari, pln lambat merespons
Kabel listrik terjatuh ke seng rumah warga selama 4 hari di Jalan Pimpinan Gang Wisma No 8A, Kota Medan. (Istimewa)

Medan, Sinata.id – Kabel listrik terjatuh ke seng rumah warga selama 4 hari di Jalan Pimpinan Gang Wisma No 8A, Kota Medan. Pasalnya, sejak hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Medan, Rabu (3/6/2026) malam kabel listrik pun terjatuh dan menempel di atap seng salah satu rumah warga.

Akibatnya, kabel listrik itu sempat menimbulkan percikan api berulang kali sejak terjatuh ke seng atap tersebut. Hingga kini, pihak PLN lambat merespons pelayanan dari pelanggannya.

Advertisement

β€œSehingga situasi ini menimbulkan kekhawatiran serius bagi penghuni rumah maupun warga sekitar. Selain berpotensi memicu kebakaran, kabel putus yang bersentuhan dengan seng dikhawatirkan dapat menyebabkan seng dialiri listrik dan mengancam keselamatan jiwa warga,” ujar Iwan Panjiwinata, warga setempat, Sabtu (6/6/2026).

Baca Juga  Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Penjara, Hakim Soroti Kerugian Negara Rp9,4 Triliun

Pemilik rumah mengaku telah berupaya melaporkan kejadian tersebut melalui berbagai saluran resmi PLN. Pengaduan bahkan telah tercatat dalam sistem layanan PLN 123 dengan nomor laporan G1226060402426.

Namun, hingga kini beberapa hari setelah laporan dibuat, belum terlihat adanya tindakan nyata di lokasi. Tak hanya melalui layanan pengaduan pelanggan, upaya meminta bantuan juga dilakukan dengan menghubungi pihak Humas PLN Area Medan, termasuk kepada Manajer PLN UID (Unit Induk Distribusi) Sumut, Dharma Saputra.

Harapannya, potensi bahaya yang mengancam keselamatan warga dapat segera ditangani. Namun menurut warga, permintaan tersebut belum membuahkan respons.

Iwan Panjiwinata juga menilai PLN terkesan lambat merespons laporan yang menyangkut keselamatan masyarakat.

Baca Juga  Hari Kartini, Polwan Siantar Bagikan Bunga-Sosialisasi Layanan 110

β€œApa tunggu ada korban jiwa baru PLN bergerak?” katanya dengan nada kesal.

Bahkan kata Iwan, dirinya sudah berulang kali menghubungi Manajer PLN UID Sumut, Dharma Saputra namun tidak ditanggapi.

β€œSaya telpon tak diangkat, dan saya sms via aplikasi WhatsAAp tidak dibalas juga,” ungkapnya.

Menurutnya, persoalan ini bukan sekadar gangguan teknis biasa, melainkan ancaman nyata yang sewaktu-waktu dapat berujung pada tragedi apabila terjadi kebocoran arus listrik atau korsleting yang memicu kebakaran.

Iwan juga menyoroti adanya kesan standar ganda dalam pelayanan PLN. Ia menilai perusahaan tersebut sangat cepat bertindak ketika pelanggan menunggak pembayaran listrik, namun justru lambat saat masyarakat membutuhkan penanganan darurat terkait keselamatan jiwa.

Baca Juga  PLN UP3 Pematangsiantar Siaga 24 Jam Selama Ramadhan, 420 Petugas Dikerahkan

β€œKalau pelanggan terlambat membayar listrik, PLN sangat cepat melakukan pemutusan. Tapi ketika ada laporan yang berpotensi mengancam nyawa warga, responsnya justru sangat lambat,” tegasnya.

Warga mendesak PLN segera turun ke lokasi sebelum terjadi insiden yang tidak diinginkan. Ia berharap PLN tidak menunggu munculnya korban atau kerugian yang lebih besar untuk bertindak. (A07)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini