Pematangsiantar, Sinata.id – Kondisi Lapangan Haji Adam Malik di Kota Pematangsiantar menuai sorotan dari masyarakat. Area yang selama ini menjadi pusat aktivitas olahraga warga dinilai mulai beralih fungsi menjadi lokasi berdagang.
Maraknya pedagang yang membuka lapak di sekitar hingga memasuki area lapangan disebut telah mengganggu kenyamanan masyarakat yang berolahraga. Sejumlah pedagang terlihat menggunakan jalur joging track untuk berjualan, bahkan menempatkan meja dan kursi di dalam area lapangan.
Akibatnya, ruang gerak warga untuk berolahraga menjadi semakin terbatas. Joging track yang biasanya digunakan untuk berlari dan berjalan santai kini dipadati aktivitas jual beli.
“Bukan melarang orang mencari rezeki, tetapi jangan semua tempat dijadikan lokasi berdagang. Ini lapangan olahraga, bukan pasar. Gara-gara pedagang, hak masyarakat untuk berolahraga jadi terganggu,” ujar Agus, salah seorang warga yang rutin berolahraga di Lapangan Haji Adam Malik, Minggu (17/5/2026).
Menurutnya, apabila tidak segera ditertibkan, kondisi tersebut dikhawatirkan akan semakin semrawut dan menghilangkan fungsi utama lapangan sebagai ruang publik dan sarana olahraga masyarakat.
Warga pun meminta Pemerintah Kota Pematangsiantar segera mengambil langkah tegas terhadap pedagang yang dinilai telah menggunakan fasilitas umum secara berlebihan.
“Kami minta pemerintah jangan tutup mata. Harus ada penertiban supaya lapangan ini kembali pada fungsinya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar, Hamzah Fanshuri Damanik, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan pihaknya akan segera menurunkan tim ke lokasi untuk melihat langsung kondisi di lapangan.
“Kami akan menurunkan tim secepatnya dan segera berkoordinasi dengan Satpol PP untuk penanganannya,” ujarnya, Senin (18/5/2026). (SN10)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini