Info Market CPO
πŸ—“ Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K Β· LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Ketua DPR RI Minta Pemerintah Transparan Soal Hantavirus untuk Cegah Kepanikan

ketua dpr ri, puan maharani, meminta pemerintah segera memberikan informasi yang akurat dan cepat terkait hantavirus yang belakangan menjadi perhatian publik. langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketenangan masyarakat sekaligus mencegah kepanikan.
Ketua DPR RI Puan Maharani

Jakarta, Sinata.id – Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta pemerintah segera memberikan informasi yang akurat dan cepat terkait Hantavirus yang belakangan menjadi perhatian publik. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketenangan masyarakat sekaligus mencegah kepanikan.

Dalam keterangannya di Jakarta, Senin (11/5/2026), Puan menegaskan bahwa negara harus hadir dengan komunikasi yang jelas dan perlindungan nyata dalam menghadapi potensi ancaman penyakit tersebut.

Advertisement

Menurutnya, ketepatan informasi menjadi kunci agar masyarakat tidak terjebak dalam kekhawatiran berlebihan.
Sorotan terhadap Hantavirus meningkat setelah muncul kasus di kapal pesiar MV Hondius yang berlayar di Samudera Atlantik.

Tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia, memicu kekhawatiran global, terutama karena salah satu variannya, Andes virus, diketahui dapat menular antarmanusia dalam kondisi tertentu.

Baca Juga  KUHP Baru Jadi Alternatif Penanganan ABK dari Ancaman Hukuman Mati

Secara umum, Hantavirus merupakan kelompok virus dari genus Orthohantavirus yang ditularkan melalui hewan pengerat seperti tikus dan celurut. Penyakit ini termasuk zoonosis, yakni dapat berpindah dari hewan ke manusia.

Di Indonesia sendiri, kasus Hantavirus juga telah terdeteksi. Data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat terdapat 23 kasus yang tersebar di sembilan provinsi, dengan tiga kematian dalam tiga tahun terakhir. Meski demikian, jenis virus yang ditemukan berbeda dengan yang menyebabkan kasus di kapal pesiar tersebut.

Puan menilai, situasi ini harus disikapi secara tenang dan terbuka dengan mengedepankan perlindungan masyarakat. Ia menekankan bahwa penanganan tidak hanya fokus pada aspek medis, tetapi juga pada kemampuan pemerintah menjaga kepercayaan publik melalui komunikasi yang transparan dan langkah antisipatif yang terukur.

Baca Juga  Anggota DPR RI: Jangan Remehkan Dinamika Geopolitik Timur Tengah

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat saat ini masih sensitif terhadap isu kesehatan pascapandemi COVID-19. Pengalaman menghadapi ketidakpastian di masa lalu membuat potensi kekhawatiran terhadap penyakit baru menjadi lebih besar, meskipun tingkat penularan Hantavirus tidak secepat Covid-19.

Karena itu, Puan meminta pemerintah memastikan setiap informasi terkait penyakit menular disampaikan secara terbuka dan bertanggung jawab. Hal ini mencakup penjelasan mengenai pola penularan, kelompok rentan, langkah pencegahan, hingga tingkat risiko bagi masyarakat umum.

Ia menambahkan, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam perlindungan publik. Tanpa komunikasi yang jelas, menurutnya, disinformasi dan rasa takut dapat berkembang lebih cepat dibandingkan upaya penanganan itu sendiri.

β€œPemerintah perlu memperkuat komunikasi kesehatan publik yang mudah dipahami dan menjangkau masyarakat luas, hingga ke tingkat akar rumput,” tegasnya. (A18)

Baca Juga  Fikri Dorong Evaluasi Skema Pengabdian LPDP, Tekankan Penguatan Ekosistem Riset

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini