Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Nasional

Bus ALS dan Truk BBM Terbakar Jadi Alarm Keras Pembenahan Keselamatan Transportasi

anggota komisi v dpr ri, abdul hadi, meminta pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi nasional menyusul kecelakaan maut bus als dan truk tangki bbm di kabupaten musi rawas utara, sumatera selatan.
Bus ALS dan truk tangki BBM terbakar usai tabrakan di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan

Jakarta, Sinata.id – Anggota Komisi V DPR RI, Abdul Hadi, meminta pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi nasional menyusul kecelakaan maut Bus ALS dan truk tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan.

Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (7/5/2026), Abdul Hadi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas tragedi yang menewaskan belasan orang tersebut.

Advertisement

Ia menilai kecelakaan itu menjadi peringatan serius karena insiden transportasi serupa terus berulang di berbagai daerah.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya persoalan mendasar dalam tata kelola keselamatan transportasi di Indonesia.

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai tingginya mobilitas masyarakat justru dibayar dengan hilangnya nyawa,” ujarnya.

Baca Juga  DPR Soroti Keluhan Masyarakat soal Integritas SPMB 2026

Politisi Fraksi PKS itu menegaskan kecelakaan transportasi tidak boleh dianggap sebagai peristiwa biasa yang terus berulang tanpa adanya langkah perbaikan nyata dari pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.

Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang membidangi sektor infrastruktur dan transportasi, ia mendorong dilakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab kecelakaan.

Pemeriksaan, kata dia, harus mencakup kelayakan kendaraan, kondisi jalan, standar operasional perusahaan angkutan, hingga pengawasan terhadap jam kerja dan kondisi fisik pengemudi.

Selain itu, Abdul Hadi juga meminta pengawasan terhadap armada angkutan umum dan kendaraan logistik diperketat, khususnya yang beroperasi di jalur rawan kecelakaan dan rute jarak jauh antarprovinsi.

Menurutnya, pola kecelakaan yang terus berulang menandakan adanya persoalan sistemik yang belum ditangani secara serius.

Baca Juga  Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret 2026, Potensi Perbedaan dengan Pemerintah Kembali Muncul

“Pemerintah bersama seluruh pihak terkait harus memastikan aspek keselamatan tidak kalah oleh kelalaian maupun lemahnya pengawasan,” katanya.

Ia turut meminta seluruh korban luka mendapatkan penanganan medis maksimal. Selain itu, hak-hak korban dan keluarga, termasuk santunan dan pendampingan, diminta segera dipenuhi secara layak.

Abdul Hadi berharap tragedi kecelakaan Bus ALS tersebut dapat menjadi momentum pembenahan sistem transportasi nasional agar lebih mengutamakan keselamatan masyarakat. (A18)

Sumber: Parlementaria

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini