Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Pematangsiantar

Yayasan Manjusri Buka Suara, Bantah Dugaan Operator Terima Sertifikasi Tanpa Mengajar

yayasan manjusri buka suara, bantah dugaan operator terima sertifikasi tanpa mengajar
SMK Manjusri. (facebooksiantarcityview)

Pematangsiantar, Sinata.id – Pihak Yayasan Manjusri angkat bicara terkait dugaan seorang operator di SMK Manjusri Kota Pematangsiantar yang disebut menerima sertifikasi tanpa menjalankan tugas mengajar.

Tudingan tersebut dibantah oleh Wakil Ketua Yayasan, Candra. Ia menyatakan, setelah dilakukan rapat internal bersama kepala sekolah, tidak ditemukan bukti yang mendukung dugaan tersebut. Ia menegaskan bahwa individu yang dimaksud dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tidak tercatat sebagai guru mata pelajaran.

Advertisement

“Saya baru kembali dari China, kemudian kami langsung menelusuri informasi tersebut. Dalam rapat bersama kepala sekolah, kami sudah memeriksa data, dan yang bersangkutan tidak tercatat sebagai pengajar di Dapodik,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Ia menambahkan, apabila di kemudian hari ditemukan pelanggaran, pihak yayasan tidak akan ragu mengambil tindakan tegas. Menurutnya, praktik penyimpangan dalam pengelolaan pendidikan tidak dapat ditoleransi.

Baca Juga  Kafe Milik ASN di Siantar Diduga Berdiri di Area DAS Bah Bolon, Legalitas Dipertanyakan

“Yayasan akan menindak tegas jika terbukti ada pelanggaran. Kami sangat menolak segala bentuk penyimpangan, karena sekolah ini bersifat non-profit dan harus dijalankan secara profesional,” tegasnya.

Saat ditanya mengenai keberadaan TS, Candra menyebut yang bersangkutan sedang tidak berada di lokasi karena tengah berada di Dinas Pendidikan.

“Besok sekitar pukul 12.00 WIB kemungkinan bisa ditemui, karena saat ini yang bersangkutan sedang ke dinas,” katanya.

Sebelumnya, operator sekolah berinisial TS diduga memanipulasi data untuk menguasai dana sertifikasi guru yang seharusnya diterima pihak lain. Ia disebut memanfaatkan posisinya untuk mengatur input data dalam sistem.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, praktik tersebut diduga telah berlangsung sejak Januari 2026. Akibatnya, seorang guru lain disebut kehilangan kesempatan memperoleh sertifikasi.

Baca Juga  Dilantik, Empat Pejabat Eselon III Pemko Pematangsiantar

Selain itu, TS juga disinyalir tidak memenuhi sejumlah persyaratan sebagai penerima sertifikasi, seperti tidak memiliki modul ajar serta tidak aktif melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas.

Hingga kini, pihak terkait masih terus melakukan penelusuran guna memastikan kebenaran informasi tersebut. (SN14)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini