Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 18 Mei 2026 |17:55 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15225 15200 (TON) 15170 (AGM) 15300 EUP ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
15225 15170 (AGM) 15150 (IBP) 15300 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
15225 15170 (AGM) 15150 (IBP) 15300 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · FOB PALOPO
14785 14550 (PBI) 14445 (MNA) 14950 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI dengan ACC di level 15.300. Persaingan harga masih kompetitif antar bidder. Tender LOCO PARINDU berakhir WD, sementara tender FOB PALOPO belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Dunia

Gempa M 7,4 Guncang Jepang, Peringatan Tsunami 3 Meter Dikeluarkan

gempa m 7,4 guncang jepang, peringatan tsunami 3 meter dikeluarkan
Jepang diguncang gempa (Istimewa)

Tokyo, Sinata.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah utara Jepang pada Senin (20/4/2026), memicu peringatan tsunami setinggi hingga tiga meter.

Guncangan kuat dilaporkan berpusat di lepas pantai Prefektur Iwate dan terasa hingga ke ibu kota Tokyo, yang berjarak ratusan kilometer dari pusat gempa.

Advertisement

Gedung di Tokyo Ikut Berguncang

Laporan menyebutkan sejumlah gedung di Tokyo turut berguncang hebat akibat gempa tersebut. Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait kerusakan besar di wilayah perkotaan.

Rekaman dari stasiun televisi nasional menunjukkan kondisi di beberapa pelabuhan di Iwate masih relatif aman, tanpa kerusakan langsung yang terlihat.

Peringatan Tsunami dan Evakuasi

Badan Meteorologi Jepang (JMA) segera mengeluarkan peringatan tsunami dan mengimbau warga pesisir untuk segera mengungsi.

Baca Juga  Pakistan dan Afghanistan Sepakat Hentikan Saling Serang Saat Lebaran

“Evakuasi segera dari daerah pesisir dan tepi sungai ke tempat yang lebih aman seperti dataran tinggi atau gedung evakuasi,” demikian pernyataan resmi JMA.

Warga juga diingatkan bahwa gelombang tsunami bisa terjadi berulang kali dan diminta tetap berada di lokasi aman hingga peringatan dicabut.

Pemerintah Siaga Krisis

Perdana Menteri Sanae Takaichi menyatakan pemerintah telah mengaktifkan tim manajemen krisis untuk memantau situasi.

Ia juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar segera menuju tempat yang lebih tinggi demi keselamatan.

Hingga kini, otoritas masih melakukan pendataan terkait kemungkinan korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa dan potensi tsunami.(A07)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini