Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Simalungun

Tangis Bocah 5 Tahun di Simalungun Melawan Leukemia, Butuh Uluran Tangan

tangis bocah 5 tahun di simalungun melawan leukemia, butuh uluran tangan
Bocah 5 tahun menderita leukemia. (istimewa)

Simalungun, Sinata.id — Di usia yang seharusnya dipenuhi tawa dan keceriaan, inisial Ns justru harus berjuang melawan penyakit serius. Bocah perempuan berusia 5 tahun itu kini terbaring lemah akibat kanker darah (leukemia) yang menggerogoti tubuhnya.

Ns merupakan anak dari pasangan Faridah Fauziah dan suaminya yang bekerja sebagai buruh bangunan. Mereka tinggal di Pekan Kerasaan I, Kelurahan Kerasaan I, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Advertisement

Dalam dua bulan terakhir, kondisi Ns semakin memprihatinkan. Tubuhnya kian lemah, sementara benjolan di perutnya terus membesar hingga menyebabkan sesak napas. Bocah yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak itu kini hanya bisa terbaring di rumah dan tidak lagi mampu bermain seperti anak seusianya.

Baca Juga  Kemacetan Parah di Jalur Parapat–Pematangsiantar, Antrean Kendaraan Capai 3 Km

Faridah mengungkapkan, awalnya mereka membawa Ns ke puskesmas karena sering sakit. Namun, setelah dirujuk ke rumah sakit, dokter menyatakan anaknya menderita leukemia dan membutuhkan penanganan intensif.

“Awalnya kami bawa ke puskesmas karena sering sakit. Dari sana disarankan ke rumah sakit, dan dokter mengatakan Ns terkena kanker darah dan harus dirawat serius,” ujar Faridah, Sabtu (4/4/2026), dengan mata berkaca-kaca.

Ns sempat menjalani perawatan di rumah sakit pemerintah hingga dirujuk ke RS Adam Malik Medan. Namun, hingga kini kondisinya belum menunjukkan perkembangan signifikan. Selain pengobatan medis, keluarga juga mencoba pengobatan alternatif dengan harapan ada keajaiban bagi kesembuhan putri mereka.

Di tengah keterbatasan, harapan keluarga hanya satu, yakni melihat Ns kembali sehat dan bisa menjalani kehidupan normal seperti anak-anak lainnya.

Baca Juga  Petani Gunung Malela Demo PT Sipef, Desak Plasma 20 Persen Direalisasikan

“Dia selalu bilang ingin cepat sembuh dan sekolah lagi. Kami hanya ingin dia bisa bermain seperti dulu,” kata Faridah.

Kisah Ns turut menyentuh hati teman-temannya. Setiap hari, beberapa anak datang ke rumah untuk menemaninya. Kehadiran mereka menjadi penghibur bagi Ns di tengah perjuangannya melawan penyakit.

“Sedih lihat Ns. Kami datang supaya dia terhibur dan cepat sembuh,” ujar salah seorang temannya.

Teman lainnya juga berharap Ns bisa segera pulih dan kembali belajar bersama mereka di sekolah.

“Kami ingin dia sembuh dan bisa belajar lagi,” ucapnya polos.

Sementara itu, Lurah Kerasaan I, Sumarno, mengatakan pihaknya telah melaporkan kondisi Ns kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun serta berkoordinasi dengan PMI Sumatera Utara untuk membantu penanganan.

Baca Juga  Harga Minyakita Meledak ke Rp21 Ribu, Ibu Rumah Tangga Simalungun Menjerit

“Kami sudah berkomunikasi dengan dinas terkait dan PMI Sumut. Pemerintah kelurahan terus memantau kondisi Ns dan berupaya memberikan bantuan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Saat ini, keluarga berharap adanya bantuan dari para dermawan dan pemerintah untuk meringankan biaya pengobatan. Harapan sederhana mereka adalah melihat Ns kembali tersenyum dan menikmati masa kecil tanpa rasa sakit.

Bagi masyarakat yang ingin membantu, donasi dapat disalurkan melalui:
Bank BRI
No Rekening: 5348001300523530
Atas Nama: Farida Fauziah

Setiap bantuan yang diberikan diharapkan menjadi harapan baru bagi Ns untuk terus berjuang melawan leukemia. (SN10)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini