Info Market CPO
πŸ—“ Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.3K β€’ 0.2K β€’DMI β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO PARINDU β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K Β· LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K Β· LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Dunia

Penumpang Diusir dari Pesawat karena Suara Azan di Ponsel

penumpang diusir dari pesawat karena suara azan di ponsel
ilustrasi

Washington, Sinata.id – Sebuah penerbangan Southwest Airlines terpaksa dialihkan ke Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta setelah seorang penumpang diusir dari kabin pesawat di Bandara Nashville, Tennessee, Jumat pekan lalu. Insiden ini terjadi karena suara azan yang muncul otomatis dari aplikasi handphone milik penumpang tersebut, yang memicu kepanikan sebagian penumpang.

Penerbangan tersebut awalnya menuju Bandara Internasional Fort Lauderdale-Hollywood, Florida Selatan, namun FAA (Federal Aviation Administration) melaporkan pesawat harus mendarat di Atlanta akibat kegaduhan di dalam kabin.

Advertisement

Video yang beredar di media sosial, termasuk di akun Only In Dade, menunjukkan petugas keamanan memasuki pesawat dan mengevakuasi penumpang tersebut.

Beberapa penumpang terlihat mengangkat tangan dan menundukkan kepala saat petugas menegakkan prosedur keamanan.

Baca Juga  AS Tekan Korea Selatan Turun Tangan di Hormuz, Demi Selamatkan Jalur Minyak Dunia

Menurut laporan NBC News, suara azan itu berasal dari aplikasi di handphone penumpang yang secara otomatis memberi pengingat waktu salat, karena penumpang ingin menunaikan ibadah selama Ramadhan. Tidak ada indikasi ancaman nyata terhadap keselamatan penerbangan.

Baca: Trump Klaim Perang Segera Usai, Iran Tegaskan: Kami yang Menentukan Akhirnya

Seorang juru bicara FBI di Atlanta menegaskan bahwa insiden itu merupakan kesalahpahaman dan tidak ada tuntutan hukum yang akan diajukan.

β€œTidak ada ancaman berarti, ini murni salah pengertian terkait perilaku penumpang,” kata pejabat tersebut.

Southwest Airlines merilis pernyataan resmi mengenai kejadian ini. Maskapai menyatakan bahwa pengalihan penerbangan dilakukan sebagai tindakan pencegahan akibat kesalahpahaman terhadap perilaku penumpang.

Baca Juga  Lembaga HAM Belanda: Algoritma Iklan Lowongan Kerja Facebook Diskriminatif

β€œKami dengan tulus meminta maaf atas kesalahpahaman dan keterlambatan yang signifikan. Tidak ada yang lebih penting bagi Southwest selain keselamatan pelanggan kami,” bunyi pernyataan maskapai.

Insiden ini memunculkan perdebatan tentang sensitivitas keamanan penerbangan terhadap praktik ibadah penumpang, sekaligus menyoroti perlunya komunikasi yang jelas antara awak pesawat dan penumpang dalam situasi yang dapat menimbulkan kebingungan atau kepanikan. (A58)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini