Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Nasional

Waspada Rekrutmen Petugas Haji 2026 Palsu, Kemenhaj Tegaskan Belum Dibuka Resmi!

bayang-bayang perang iran, pemerintah siapkan 3 skenario haji: tetap berangkat, ditunda, hingga opsi pengembalian dana
Ilustrasi. (Ist)

Sinata.id – Kemenhaj RI mengimbau masyarakat mewaspadai hoaks rekrutmen petugas haji 2026. Kemenhaj menegaskan belum ada pembukaan resmi dan semua informasi akan diumumkan melalui situs resmi. Seleksi petugas haji 2026 akan dilakukan transparan dan digital pada November–Desember 2025.

Di media sosial belakangan ini diwarnai beredarnya tautan dan poster yang mengklaim membuka pendaftaran “petugas haji 2026”. Namun, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) buru-buru memberi peringatan keras bahwa semua itu tidak benar.

Advertisement

Hingga saat ini, kementerian menegaskan bahwa belum ada pembukaan resmi rekrutmen petugas haji 2026.

Lewat pernyataan di akun media sosial resminya, Kemenhaj RI meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi pemerintah.

“Waspada terhadap hoaks yang mengatasnamakan Kemenhaj atau panitia seleksi petugas haji. Seluruh informasi resmi hanya akan diumumkan lewat situs resmi Kemenhaj RI,” bunyi pengumuman itu.

Kemenhaj menjelaskan bahwa memang tengah mempersiapkan rekrutmen Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1447 H/2026 M, namun jadwal pendaftarannya belum dimulai.

Baca Juga  Dibayar Negara, Honor Petugas Haji 2026 Tembus Rp1 Juta per Hari?

Proses seleksi ini nantinya akan dilakukan secara terbuka, digital, dan transparan, guna memastikan akuntabilitas serta profesionalisme calon petugas.

Baca Juga: Kemenhaj Buka Rekrutmen Petugas Haji 2026

Dua Tahapan Seleksi Resmi

Menteri Haji dan Umrah, KH Hammad Irfan Yusuf (Gus Irfan), mengungkapkan bahwa rekrutmen akan terbagi dalam dua tahap besar:

  1. Seleksi PPIH Arab Saudi dan Kloter tingkat daerah, dijadwalkan berlangsung November 2025.

  2. Seleksi PPIH tingkat pusat, akan digelar Desember 2025.

“Proses ini kami rancang agar objektif, kompetitif, dan bisa diikuti semua kalangan—baik masyarakat umum, tenaga kesehatan, maupun ASN,” tegas Gus Irfan, Minggu (9/11/2025).

Tiga Tahapan Penilaian Ketat

Setiap peserta nantinya akan melalui tiga tahap seleksi utama:

  • Verifikasi administrasi, memastikan kelengkapan dan keabsahan dokumen.

  • Uji kompetensi, menilai kemampuan teknis dan kesiapan menghadapi situasi lapangan.

  • Wawancara mendalam, untuk menguji integritas dan etika pelayanan.

Tahapan ini akan diawasi secara langsung oleh tim independen guna mencegah praktik kecurangan atau jual-beli jabatan.

Baca Juga  Jelang Nataru, DPR Ingatkan Imigrasi Perketat Pengawasan Warga Asing

“Kami ingin memastikan hanya mereka yang benar-benar layak, berintegritas, dan siap melayani jemaah haji dengan sepenuh hati,” ujar Gus Irfan.

Pelatihan Intensif dan Simulasi Lapangan

Bagi peserta yang lolos seleksi, Kemenhaj telah menyiapkan bimbingan teknis (bimtek) pada Januari hingga Februari 2026.

Pelatihan tersebut akan mencakup kedisiplinan, peningkatan kemampuan berbahasa Arab, hingga simulasi langsung pelayanan jemaah di lapangan.

Petugas juga akan dilatih menghadapi situasi darurat, mulai dari evakuasi medis, kehilangan jemaah, hingga menghadapi suhu ekstrem di Tanah Suci.

“Petugas haji bukan hanya bekerja dengan tangan, tetapi juga dengan hati. Mereka harus menjadi pelindung, pendamping, sekaligus sahabat bagi para jemaah,” tutur Gus Irfan.

Dua Maskapai Resmi Ditetapkan

Dalam kesempatan yang sama, Kemenhaj juga mengumumkan dua maskapai resmi untuk Haji 2026:

  • Garuda Indonesia akan melayani sekitar 102.502 jemaah dari 10 embarkasi.

  • Saudia Arabian Airlines akan mengangkut sekitar 101.860 jemaah dari 6 embarkasi.

Baca Juga  Indonesia Jadi Negara Pertama Miliki Lahan di Kota Suci Makkah

Total 204.362 jemaah dan petugas akan diterbangkan melalui 525 kloter dari 14 embarkasi di seluruh Indonesia.

Jadwal Haji 2026 Sudah Disusun

Kemenhaj RI turut merilis Rencana Perjalanan Ibadah Haji (RPH) 1447 H/2026 M, yang akan dimulai 21 April 2026 (4 Zulqa’dah 1447 H).

Gelombang pertama jemaah dijadwalkan berangkat ke Madinah pada 22 April 2026, sementara gelombang kedua akan langsung menuju Makkah pada 7 Mei 2026.

Puncak pelaksanaan ibadah haji diperkirakan berlangsung 25–26 Mei 2026 (8–9 Zulhijah 1447 H).

Sedangkan proses pemulangan jemaah akan dimulai 1 Juni hingga 1 Juli 2026.

Catatan Penting untuk Calon Pendaftar

Kemenhaj menegaskan bahwa tidak ada pungutan biaya apa pun dalam tahap pendaftaran dan seleksi petugas haji.

Segala bentuk informasi yang meminta transfer uang, mengatasnamakan panitia, atau menawarkan “jalur cepat” adalah modus penipuan.

“Jangan tergiur janji palsu. Pastikan informasi hanya melalui kanal resmi Kemenhaj,” tutup pernyataan resmi lembaga tersebut. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini