Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Nasional

Gelar Pertama Pahlawan Nasional Diberikan kepada Seorang Wartawan

gelar pahlawan nasional pertama diberikan presiden soekarno kepada seorang wartawan. dia adalah abdul muis. selain wartawan, abdul muis juga dikenal sebagai pengarah, penulis dan aktivis politik.
Penerima gelar pertama pahlawan nasional Abdul Muis. (Foto dari Website SD Negeri 13 Bima)

Jakarta, Sinata.id – Gelar pahlawan nasional pertama diberikan Presiden Soekarno kepada seorang wartawan. Dia adalah Abdul Muis. Selain wartawan, Abdul Muis juga dikenal sebagai pengarah, penulis dan aktivis politik.

Penerima gelar pahlawan nasional pertama ini, semasa berjuang, aktif di Syarikat Islam. Dimana, pada zamannya, pergerakan Abdul Muis kerap membuat penjajah Belanda, curiga. Sehingga, aktivitas Abdul Muis kerap dikuntit inteligen Belanda.

Advertisement

“Abdul Muis ditetapkan sebagai pahlawan nasional pertama. Abdul Muis ini pengarah, penulis. Dia seorang penulis, wartawan, aktivis politik, dan aktif di Syarikat Islam,” ucap Bonie Triyana, Anggota Komisi X DPR RI yang juga sejarawan, Jumat 7 Nopember 2025, sebagaimana dilansir dari Parlementaria.

Baca Juga  Interpol Lacak Riza Chalid, Buron Korupsi Minyak Dipastikan di Luar Negeri

Kata Bonie, gelar pahlawan nasional, pertama kali diberikan pada tahun 1950-an. Itu dilakukan untuk memperkokoh identitas bangsa yang baru merdeka.

Saat itu, Presiden Soekarno menetapkan Abdul Muis sebagai pahlawan nasional pertama di Indonesia, karena dedikasinya saat berjuang melawan Belanda.

“Pada 1950, Bung Karno kemudian berembuk untuk memberikan gelar pahlawan kepada mereka yang berjuang secara fisik. Berjuang yang melawan Belanda, bahkan menjadi korban penjajahan Belanda,” ujarnya dalam menyikapi rencana pemberian gelar kepada Presiden RI ke-2, Soeharto.

Katanya, gelar pahlawan nasional harus diberikan pada sosok yang tidak memiliki sejarah kelam. Sehingga prosesnya haruslah memperhatikan fakta sejarah secara utuh.

Bonie menjelaskan, istilah pahlawan memiliki makna yang mendalam dan berakar. Kata pahlawan berasal dari bahasa Sanksrit (Sansakerta), yang artinya pahala.

Baca Juga  UMP Jogja 2026 Resmi Naik 6,78 Persen, Tembus Rp2,41 Juta

“Pahala itu artinya buah, hasil. Lalu wan itu ditambahkan karena dia menunjukkan kepemilikan. Jadi, Pahlawan adalah orang yang menerima hasil sebagai akibat dari apa yang dia lakukan,” ucap Bonnie.

Terkait wacana pemberian gelar pahlawan bagi Soeharto, Bonnie menyinggung soal syarat ketat yang harus dijadikan sebagai pertimbangan.

Menurut Bonie, gelar pahlawan nasional agar diberikan kepada sosok yang tidak memiliki sejarah kelam. Sehingga, untuk proses pemberian gelar harus memperhatikan fakta sejarah secara utuh.

“Tidak boleh punya cacat yang bisa membuat nilai-nilai perjuangannya jadi terkurangi. Nah, itu syaratnya,” sebutnya. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini