Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Dina Oktaviani, Kasir Cantik yang Tewas di Tangan Supervisor

supervisor minimarket di purwakarta, heryanto (27), ditangkap karena membunuh dan diduga memperkosa karyawatinya, dina oktaviani (21).
Supervisor minimarket di Purwakarta, Heryanto (27), ditangkap karena membunuh dan diduga memperkosa karyawatinya, Dina Oktaviani (21), di ruang tamu rumahnya. Kasus yang mengguncang publik ini kini ditangani Polres Purwakarta.

Purwakarta, Sinata.id  – Polisi akhirnya mengungkap motif di balik kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Dina Oktaviani (21) yang dilakukan oleh Haryanto (27). Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa tindakan keji tersebut dilatarbelakangi oleh hasrat seksual pelaku terhadap korban yang merupakan rekan kerja di minimarket.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saepul Uyun, menjelaskan, pelaku lebih dulu menganiaya korban hingga tak berdaya sebelum melakukan kekerasan seksual.

Advertisement

Ironisnya, aksi pemerkosaan itu dilakukan setelah korban meninggal dunia.

“Motifnya adalah ketertarikan pelaku terhadap korban. Modusnya dengan melakukan penganiayaan, kemudian rudapaksa setelah korban tidak berdaya,” ujar Uyun, Rabu (22/10/2025).

Setelah memastikan korban tewas, Haryanto berupaya menghilangkan jejak. Ia membungkus jasad Dina menggunakan dus lemari dan lakban, lalu membuangnya ke Sungai di kawasan Jembatan Merah, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta. Tubuh korban akhirnya ditemukan mengapung di wilayah Dusun Munjul Kaler, Desa Curug, Kabupaten Karawang.

Baca Juga  Tebus Pupuk Cuma Pakai KTP, Permudah Petambak

Baca juga:

Dina Oktaviani, Kasir Cantik Dicekik Mati Atasan Sendiri, Mayatnya Dibuang Dalam Kardus

Tampang Heryanto, Supervisor Alfamart Tega Habisi Dina Oktaviani di Ruang Tamu

Tak berhenti di situ, pelaku juga membakar sejumlah barang milik korban untuk menghapus bukti, sementara beberapa barang berharga seperti sepeda motor, perhiasan, dan barang pribadi lainnya dijual.

“Sebagian barang bukti dibakar dan sebagian dijual. Namun hasil olah TKP berhasil mengungkap sejumlah barang sebagai alat bukti,” katanya.

Atas perbuatannya, Haryanto dijerat dengan beragam pasal, di antaranya Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 338 KUHP, Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, serta Pasal 351 Ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Ia juga dijerat dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Baca Juga  Menkeu Purbaya Copot Dua Dirjen Kemenkeu, Ini Alasannya

“Ancaman hukuman bagi pelaku minimal 20 tahun penjara dan maksimal hukuman mati,” tegas AKP Uyun. (A58)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini