Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Menkeu Purbaya Copot Dua Dirjen Kemenkeu, Ini Alasannya

menkeu purbaya copot dua dirjen kemenkeu, ini alasannya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (antara)

Jakarta, Sinata.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberhentikan dua pejabat eselon I di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), yakni Direktur Jenderal Anggaran Luky Alfirman dan Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Nathan Kacaribu.

Keputusan tersebut mulai berlaku pada Selasa (21/4/2026). Untuk sementara, operasional kedua direktorat jenderal tersebut dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh).

Advertisement

“Iya, sekarang sudah ditunjuk Plh dan sudah aktif sejak kemarin sore,” ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Purbaya menjelaskan, keputusan pencopotan tersebut telah ditandatangani sejak siang hari dan langsung berlaku pada hari yang sama.

Terkait posisi selanjutnya bagi kedua pejabat tersebut, Purbaya menyatakan pihaknya masih melakukan kajian untuk menentukan jabatan yang sesuai dengan kompetensi mereka.

Baca Juga  Prabowo Subianto Pidato Perdamaian Dunia, Didit Menahan Tangis

“Untuk sementara istirahat dulu. Nanti akan kami carikan posisi yang tepat,” katanya.

Selain dua posisi tersebut, saat ini terdapat satu jabatan eselon I lain yang masih kosong, yakni Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, yang sebelumnya dijabat Masyita Crystallin.

Pemerintah tengah melakukan proses seleksi untuk mengisi tiga posisi strategis tersebut. Nama-nama kandidat yang terpilih nantinya akan diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendapatkan persetujuan.

Purbaya menargetkan proses pengisian jabatan dapat rampung dalam waktu dekat.

“Mungkin awal atau pertengahan Mei sudah diajukan ke Presiden,” ujarnya.

Pencopotan ini dilakukan tidak lama setelah Purbaya kembali dari Amerika Serikat. Sebelumnya, Febrio Nathan Kacaribu diketahui masih mendampingi Menteri Keuangan dalam agenda IMF–World Bank Spring Meetings 2026.

Baca Juga  Purbaya Sebut Pasar Tradisional Belum Mati, Aktivitas Ekonomi Masih Kuat

Dalam forum tersebut, pemerintah Indonesia melakukan sejumlah pertemuan dengan lembaga internasional dan investor global, termasuk perwakilan Bank Dunia, Goldman Sachs Asset Management, Fidelity Investments, serta S&P Global Ratings.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi lebih lanjut terkait alasan spesifik pencopotan kedua pejabat tersebut. (A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini