Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Kemacetan Parah Melanda Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Utara

kemacetan parah melanda sejumlah ruas jalan di jakarta utara sejak kamis 17 april dini hari, dipicu oleh antrean panjang truk.
Kemacetan Parah di Jakarta Utara Akibat Lonjakan Truk ke Tanjung Priok.

Jakarta, Sinata.idKemacetan lalu lintas parah melanda sejumlah ruas jalan di Jakarta Utara sejak Kamis 17 April dini hari, dipicu oleh antrean panjang truk yang hendak masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok. Kepadatan kendaraan terjadi tidak hanya di jalur arteri, tetapi turut meluas hingga ruas jalan tol, mengganggu mobilitas warga dan aktivitas logistik.

Kemacetan Parah Melanda Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Utara

Beberapa titik terdampak antara lain Jalan Yos Sudarso, Marunda, Enggano, Plumpang, serta area sekitar pelabuhan. Kondisi lalu lintas di kawasan tersebut sempat lumpuh selama berjam-jam, bahkan hingga Kamis malam kemacetan belum sepenuhnya terurai.

Advertisement

Menjelang Jumat (18/4) dini hari, kepadatan mulai mereda setelah aparat kepolisian menerapkan sejumlah langkah rekayasa lalu lintas. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok menyatakan kemacetan disebabkan oleh peningkatan signifikan aktivitas bongkar muat, bukan karena gangguan sistem di pintu masuk pelabuhan maupun terminal peti kemas.

Baca Juga  Truk Gandeng 22 Roda Kembali Masuk Inti Kota Pematangsiantar, Dishub Minta Warga Melapor

Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Adi Sugiri, menjelaskan bahwa lonjakan kendaraan terjadi di Terminal NPCT 1. Volume truk yang melakukan aktivitas pengambilan dan pengiriman peti kemas meningkat hampir dua kali lipat, dari rata-rata 2.500 unit per hari menjadi lebih dari 4.000 unit. Ia meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan menegaskan bahwa operasional pelabuhan tetap berjalan normal dengan koordinasi intensif bersama pihak kepolisian.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, mengungkapkan bahwa kondisi lalu lintas mulai terkendali pada tengah malam. Meski pelabuhan idealnya menampung 3.000 truk, tercatat hingga 4.500 truk telah berada di area tersebut, sementara 2.500 truk lainnya masih mengantre di luar pelabuhan. Kemacetan turut merambat ke jalan tol, termasuk Tol Wiyoto Wiyono, dengan antrean kendaraan mencapai 15 kilometer.

Baca Juga  Niat Romantis ke Istri, Malah Berujung Jeruji Besi

Di sisi lain, warga yang terdampak turut merasakan beratnya situasi tersebut. Salah seorang pekerja, mengaku harus menunggu lebih dari satu jam karena tidak ada pengemudi ojek daring yang bersedia mengantar. Pengendara lain, menyebut perjalanannya tertunda selama satu jam akibat padatnya arus lalu lintas.

Kendati situasi perlahan membaik, dampak kemacetan masih dirasakan oleh masyarakat di sekitar wilayah pelabuhan. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini