Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Nasional

Rencana Pembangunan Giant Sea Wall Jadi Bahasan Rapat Terbatas Presiden Prabowo

rencana pembangunan giant sea wall jadi bahasan rapat terbatas presiden prabowo
Presiden Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas bersama jajaran menteri di bidang perekonomian dan instansi terkait lainnya di Hambalang. (dok Setneg)

Jakarta, Sinata.id – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama jajaran menteri bidang perekonomian serta sejumlah instansi terkait di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Kamis (18/9/2025).

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis menyebutkan, pertemuan tersebut menyoroti sejumlah isu strategis, khususnya di sektor pertanian, energi, dan infrastruktur.

Advertisement

Menurut Teddy, pemerintah akan segera mengambil langkah khusus untuk menjawab persoalan di sektor pertanian.
“Pemerintah akan segera menetapkan kebijakan terkait komoditas ubi kayu, singkong, dan tapioka dengan melibatkan pemerintah daerah serta pelaku industri, sambil tetap mengutamakan kesejahteraan para petani,” ujarnya.

Sementara itu, isu energi juga mendapat perhatian serius Presiden.
“Pembahasan di sektor energi difokuskan pada mekanisme impor etanol, pemanfaatan tetes tebu atau molase, serta percepatan penyediaan listrik pedesaan berbasis tenaga surya,” jelas Teddy.

Baca Juga  BMKG Catat Lonjakan Hujan Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa Presiden telah memberikan arahan khusus mengenai program listrik pedesaan.
“Presiden memerintahkan Danantara untuk menyiapkan prototipe listrik tenaga surya bagi kawasan pedesaan. Prototipe ini akan dibangun di beberapa wilayah dan ditargetkan beroperasi dalam kurun waktu tiga hingga lima bulan,” ungkapnya.

Selain pertanian dan energi, rapat juga menyinggung agenda pembangunan infrastruktur berskala besar.
“Salah satu isu yang dibahas adalah rencana pembangunan Giant Sea Wall yang diproyeksikan berdampak terhadap sekitar 50 juta penduduk di kawasan pantai utara Jawa,” pungkas Teddy. (A58)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini