Info Market CPO
πŸ—“ Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.3K β€’ 0.2K β€’DMI β€’ FOB TDUKU β€’ LOCO PARINDU β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K Β· FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K Β· LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K Β· LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

8 Warga Pendatang Pesta Miras di Tengah Bencana Aceh Tengah

delapan orang pendatang diduga menggelar pesta miras (minuman keras) di kampung simpang empat, kecamatan bebesen, aceh tengah.
Delapan orang pendatang diduga menggelar pesta minuman keras di Kampung Simpang Empat, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah. (Ist)

Sinata.id – Di tengah suasana duka dan kewaspadaan pascabencana yang masih menyelimuti Aceh Tengah, warga Kampung Simpang Empat, Kecamatan Bebesen, dikejutkan oleh dugaan pesta miras (minuman keras) yang dilakukan sekelompok pendatang.

Warga setempat bergerak cepat setelah menerima informasi adanya aktivitas mencurigakan di sebuah rumah kos pada Rabu malam (17/12/2025).

Advertisement

Hasilnya, delapan orang berhasil diamankan, terdiri dari lima perempuan dan tiga laki-laki, yang diduga tengah menggelar pesta miras.

Informasi yang dihimpun pada Kamis (18/12/2025) menyebutkan, seluruh terduga pelaku bukan merupakan warga setempat.

Baca Juga:Β Pengungsi Banjir di Pidie Jaya Mulai Kehilangan Selera Makan: Setiap Hari Telur Rebus

Aksi pengamanan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat sebelum akhirnya dilaporkan kepada aparat penegak ketertiban.

Baca Juga  Dibidik Tiga Jenderal TNI, Ferry Irwandi: Saya Bukan Pengecut

Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Kabupaten Aceh Tengah membenarkan peristiwa tersebut.

Petugas menyatakan kedelapan orang itu telah dibawa ke kantor Satpol PP-WH untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan qanun yang berlaku di Aceh.

β€œBenar, mereka sudah kami amankan dan saat ini sedang dalam proses penanganan,” ujar salah satu petugas Satpol PP-WH.

Salah seorang warga yang terlibat langsung dalam pengamanan, namun enggan disebutkan identitasnya, mengungkapkan kekecewaan atas kejadian tersebut.

Ia berharap penegakan hukum dilakukan secara tegas agar memberikan efek jera.

β€œKami sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana. Perilaku seperti ini sangat tidak menghargai kondisi masyarakat,” tuturnya.

Peristiwa ini pun menuai sorotan luas, mengingat Aceh Tengah masih berada dalam masa pemulihan pascabencana.

Baca Juga  Ibu Hamil Korban Banjir Ditandu hingga 10 Jam Menembus Lereng Terjal Aceh Tengah

Warga menilai tindakan tersebut tidak hanya melanggar norma dan aturan daerah, tetapi juga mencederai rasa empati terhadap masyarakat yang tengah berjuang bangkit dari dampak bencana. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini