Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

3 Anggota Geng Motor Medan Ditangkap, Diburu Hingga ke Tangerang

aksi brutal geng motor medan kian mengkhawatirkan. polisi menangkap tiga pelaku, dua di antaranya masih remaja, serta menyita lima bilah celurit.
Aksi brutal geng motor Medan kian mengkhawatirkan. Polisi menangkap tiga pelaku, dua di antaranya masih remaja, serta menyita lima bilah celurit. (Dok. Polrestabes Medan)

Sinata.idAksi brutal geng motor kembali menorehkan luka bagi warga Kota Medan. Kali ini, tiga anggota geng yang dikenal dengan nama kelompok K3 dan TGM harus berurusan dengan hukum setelah terlibat bentrokan maut di Jalan Padang, yang menewaskan satu orang warga tak berdosa.

Peristiwa berdarah itu menjadi sorotan utama dalam konferensi pers Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, Sabtu (25/10/2025).

Advertisement

Di hadapan media dan jajaran kepolisian, ia mengungkap bahwa pengungkapan kasus geng motor ini merupakan bagian dari operasi besar selama 15 hari, yang berhasil membongkar 103 kasus kejahatan di Kota Medan.

Baca Juga: Komplotan Begal Medan Ternyata Dibiayai Uang Sabu!

Baca Juga  Tak Sekadar Gratis, Dinkes Siantar Pastikan MBG Aman dan Bergizi

Namun dari semua kasus itu, aksi kekerasan geng motor menjadi perhatian khusus.
“Korban bukan anggota geng. Ia hanya kebetulan berada di lokasi ketika bentrokan pecah. Sayangnya, luka sabetan di dada menembus jantung hingga korban tak tertolong,” ungkap Kombes Calvijn.

Pelaku Dikejar hingga ke Tangerang

Tiga tersangka akhirnya berhasil diamankan, salah satunya sempat kabur ke Tangerang untuk menghindari kejaran polisi.

Dua pelaku lainnya masih di bawah umur, memperlihatkan betapa geng motor kini merambah hingga kalangan remaja.

Dari tangan mereka, polisi menyita lima bilah senjata tajam, termasuk celurit yang digunakan saat bentrokan.

Selain itu, pakaian dan atribut yang dikenakan saat kejadian turut dijadikan barang bukti.

Baca Juga  Rumah Warga di Tanah Jawa Rusak Diterjang Puting Beliung

Dalam operasi yang sama, jajaran Polrestabes Medan juga mengungkap puluhan kasus lain, mulai dari begal, rayap besi, hingga peredaran narkoba.

Total 147 tersangka diamankan hanya dalam waktu dua minggu.

Banyak di antara mereka diketahui beraksi dalam kondisi terpengaruh narkoba, termasuk beberapa anggota geng motor yang melakukan kekerasan karena efek sabu.

Menurut Calvijn, hal ini menjadi siklus kejahatan yang berulang.

“Pelaku mencuri, hasilnya dijual untuk beli narkoba, lalu beraksi lagi. Ini harus diputus. Karena itu, pemberantasan geng motor tidak bisa lepas dari pemberantasan narkoba,” tegasnya.

Baca Juga: “Rayap Besi” Menggila di Medan, Polisi Tangkap 70 Tersangka

Polisi Perketat Pengawasan

Bentrok antar geng motor yang menelan korban jiwa ini bukan yang pertama di Medan. Beberapa wilayah seperti Medan Sunggal, Medan Tembung, dan Medan Perjuangan disebut sebagai titik rawan.

Baca Juga  Kapolrestabes Medan Geram, Penjual BBM Eceran Rp50 Ribu Per Botol Diminta Ditangkap!

Polisi kini memperketat patroli dan berkoordinasi dengan Pemkot Medan untuk menambah penerangan jalan dan kamera CCTV di area sepi dan gelap.

Calvijn juga menekankan pentingnya peran masyarakat untuk segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

Menutup konferensi pers, Kapolrestabes Medan menyampaikan komitmen Medan harus aman dari geng motor.

“Siapa pun pelaku kekerasan, apalagi yang melawan petugas atau merusak fasilitas umum, akan kami tindak tegas tanpa kompromi,” tegas Calvijn. [sinata/dfb]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini