Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K •DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Tak Sekadar Gratis, Dinkes Siantar Pastikan MBG Aman dan Bergizi

tak sekadar gratis, dinkes siantar pastikan mbg aman dan bergizi
Dinas Kesehatan Pematangsiantar

Pematangsiantar, Sinata.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pematangsiantar menegaskan perannya dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya pada aspek kelayakan gizi dan keamanan makanan yang dikonsumsi oleh penerima manfaat.

Pengawasan tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab Dinkes dalam memastikan setiap makanan yang disalurkan melalui program MBG telah memenuhi standar kesehatan dan gizi yang ditetapkan.

Advertisement

Hal ini disampaikan salah satu pejabat pada Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Pematangsiantar.
Menurutnya, keterlibatan Dinkes saat ini difokuskan pada uji kelayakan makanan, mulai dari kandungan gizi, kebersihan pengolahan, hingga keamanan konsumsi.

Langkah tersebut dinilai penting guna mencegah potensi gangguan kesehatan yang dapat timbul akibat makanan yang tidak memenuhi standar.

Baca Juga  Kemenkes Ungkap 62 Kasus 'Super Flu' H3N2 di 8 Provinsi

“Peran kami lebih kepada pengawasan teknis, memastikan makanan yang disediakan layak secara gizi dan aman untuk dikonsumsi. Ini merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat, terutama bagi penerima program MBG,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon Whats App, Kamis ( 08/1/2026 )

Ia menambahkan, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala dengan berkoordinasi bersama pihak terkait agar pelaksanaan program MBG berjalan sesuai dengan tujuan pemerintah, yakni meningkatkan asupan gizi masyarakat serta mendukung pertumbuhan dan kesehatan penerima manfaat.

Dinkes Pematangsiantar juga berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MBG dapat mematuhi ketentuan yang berlaku, sehingga program tersebut dapat memberikan manfaat maksimal dan berkelanjutan bagi masyarakat. (SN10)

Baca Juga  Bangun SPPG MBG Butuh Modal Hingga Rp6 Miliar, Ini Rincian Biayanya

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini