Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

2 Dapur MBG di Karimun Ditutup Diduga Terkontaminasi Bakteri

2 dapur mbg di karimun ditutup diduga terkontaminasi bakteri
Ilustrasi bakteri ecoli. ist

Karimun, Sinata.id – Dua dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, dihentikan operasinya secara sementara.

Penghentian menyusul setelah hasil uji laboratorium menunjukkan adanya kontaminasi bakteri berbahaya pada sampel makanan dari kedua dapur tersebut.

Advertisement

Menurut Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Regional Kepri, Anindita Ayu, membenarkan dua dapur di Karimun positif mengandung bakteri berdasarkan hasil uji laboratorium.

“Saat ini, keduanya sudah dihentikan sementara,” ujarnya, Sabtu (11/10/2025).

Bakteri yang teridentifikasi adalah Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Sampel yang diperiksa oleh Balai Labkesmas Kota Batam itu berasal dari dapur MBG yang berlokasi di wilayah Meral dan Sungai Lakam.

Baca Juga  Bupati Tapteng Kunjungi Keluarga Korban Isu Begu Ganjang

Sebagai tindak lanjut, SPPG Kepri telah menerapkan sejumlah langkah perbaikan. Pengelola kedua dapur diwajibkan untuk memperbaiki sarana pengolahan makanan dan segera mengurus sertifikasi dapur.

Pihaknya juga telah menginstruksikan seluruh 123 dapur SPPG di Kepri untuk mengurus sertifikasi selama Oktober 2025 guna memastikan standar keamanan pangan.

Audit khusus dari tim pusat akan difokuskan pada dapur-dapur yang bermasalah. Koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan BPOM juga terus diperkuat untuk menjamin kualitas dan keamanan makanan yang disalurkan kepada anak-anak.

“Kami ingin memastikan setiap anak penerima program MBG mendapatkan makanan yang sehat, higienis, dan sesuai standar gizi,” ujarnya, menambahkan dari total 123 dapur SPPG di Kepri, 91 unit di antaranya saat ini berstatus operasional aktif. (A58)

Baca Juga  Restorative Justice Gagal, Perusak Tanaman Segera Tangkap

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini