Cianjur, Sinata.id – Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo Muhammad Syafi’i, menegaskan pentingnya peran masjid di lingkungan madrasah sebagai pusat pembinaan karakter dan penguatan spiritual generasi muda.
Hal itu disampaikan Wamenag saat meresmikan Masjid Asy-Syafi’i di MTsN 5 Cianjur, yang dibangun di atas tanah wakaf keluarga almarhum Syafi’i.
Menurutnya, fungsi masjid tidak boleh berhenti pada kemegahan fisik semata, melainkan harus dihidupkan melalui berbagai aktivitas ibadah, pendidikan, dan pembinaan akhlak.
Ia menekankan bahwa kemakmuran masjid tercermin dari keterlibatan umat dalam menjalankan ibadah serta menumbuhkan ketakwaan.
Ia juga menilai madrasah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini. Karena itu, keberadaan masjid di lingkungan pendidikan harus dimaksimalkan sebagai sarana pembentukan karakter siswa.
“Madrasah dan masjid harus saling mendukung. Dari sinilah diharapkan lahir generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak,” ujarnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, Abdul Qohar Azij, berharap masjid tersebut dapat menjadi pusat kegiatan positif bagi siswa dan masyarakat sekitar, baik dalam bidang ibadah maupun keilmuan.
Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur, Abi Ramzi, mengajak para pelajar untuk memanfaatkan masjid sebagai tempat membangun cita-cita dan menumbuhkan semangat kebaikan sejak dini.
Keberadaan Masjid Asy-Syafi’i diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan keagamaan di MTsN 5 Cianjur, sekaligus menjadi ruang pembinaan moral dan spiritual bagi generasi muda di tengah dinamika perkembangan zaman. (A18)
Sumber: Situs Kemenag










Jadilah yang pertama berkomentar di sini