Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Wali Kota Medan Dorong ASN Percepat Kinerja Usai Libur Lebaran

wali kota medan dorong asn percepat kinerja usai libur lebaran
Rico Waas. foto: ist

Medan, Sinata.id – Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menginstruksikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Medan untuk segera kembali fokus bekerja dan meningkatkan pelayanan publik usai libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Arahan disampaikan saat memimpin apel perdana pascalibur di halaman Kantor Wali Kota Medan, Rabu (25/3/2026).

Dalam arahannya, Rico menegaskan pentingnya penataan kembali ritme kerja dan penguatan tanggung jawab aparatur dalam melayani masyarakat.

Advertisement

Ia meminta seluruh jajaran segera menuntaskan pekerjaan yang tertunda dan mempercepat realisasi program pembangunan.

Pemerintah Kota Medan, lanjutnya, menargetkan pembangunan yang lebih terarah melalui pendekatan berbasis data. Setiap kebijakan, kata dia, harus disusun berdasarkan riset agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Baca Juga  Diduga Nekat Lompat Dari Kapal, Seorang Penumpang Ditemukan Tewas

Sejumlah prioritas juga ditegaskan, meliputi pemerataan pembangunan infrastruktur, penguatan identitas kota berbasis budaya dan multikulturalisme, serta peningkatan kualitas layanan publik yang cepat, transparan, dan terdigitalisasi.

Di sektor penataan kota, Rico meminta aparatur kewilayahan memastikan kebersihan lingkungan hingga tingkat paling bawah. Ia menekankan kondisi kota yang tertib dan bersih harus merata, tidak hanya di pusat, tetapi juga di kawasan pinggiran.

Selain itu, perhatian juga diberikan pada keamanan lingkungan. Pemerintah kota menargetkan pengaktifan kembali 2.001 pos keamanan lingkungan (poskamling) guna mendukung sistem keamanan berbasis masyarakat. Peningkatan penerangan jalan di wilayah rawan juga diminta untuk menekan risiko kecelakaan dan tindak kriminal.

Pada bidang sosial, Pemko Medan menargetkan penambahan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10.000 warga. Rico menegaskan distribusi bantuan harus dilakukan secara tepat sasaran dengan dukungan data yang akurat.

Baca Juga  Lantik 4 Kepala Dinas, Walikota Medan Tekankan Tanggung Jawab kepada Tuhan

Masalah kesehatan turut menjadi sorotan, khususnya penanganan kasus gizi buruk. Ia menginstruksikan jajaran kewilayahan aktif melakukan pendataan dan penanganan cepat terhadap temuan kasus di lapangan.

Sementara itu, upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat akan diperkuat melalui pelatihan keterampilan, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pemanfaatan platform digital untuk memperluas akses pasar.

Menutup arahannya, Rico mengingatkan pentingnya integritas dan profesionalisme ASN dalam memberikan pelayanan. Ia menegaskan tidak boleh ada praktik pungutan liar maupun prosedur yang berbelit dalam pelayanan publik.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan saling bersalaman dan halal bihalal antara pimpinan daerah dan seluruh ASN sebagai bagian dari tradisi silaturahmi Idul Fitri.

Baca Juga  Mayat Tak Dikenal Mengapung di Sungai Kisaran

Apel diikuti Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap, Sekretaris Daerah Wiriya Alrahman, pimpinan organisasi perangkat daerah, camat, lurah, hingga jajaran direksi perusahaan daerah. (A58)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini