Para demonstran menuntut transparansi dan reformasi sistem pendidikan agar proses seleksi masuk perguruan tinggi berlangsung adil.
“Saya benar-benar kehilangan kepercayaan kepada NTA. Setidaknya selenggarakan satu ujian secara adil,” ujar peserta aksi, Utkarsh Raj.
NTA merupakan lembaga pemerintah yang bertanggung jawab menyelenggarakan berbagai ujian masuk perguruan tinggi di India, termasuk NEET-UG.
Pengangguran Jadi Pemicu Kemarahan Generasi Muda
Selain persoalan pendidikan, tingginya angka pengangguran turut memicu keresahan generasi muda India.
Berdasarkan laporan State of Working India 2026 yang diterbitkan oleh Azim Premji University, hampir 40 persen lulusan berusia di bawah 25 tahun masih menganggur. Sementara sekitar 20 persen kelompok usia 25 hingga 29 tahun belum memperoleh pekerjaan.
Kondisi tersebut memicu frustrasi di kalangan Generasi Z yang menilai pertumbuhan ekonomi India belum mampu menciptakan lapangan kerja yang cukup bagi jutaan lulusan baru setiap tahun.
Dari Media Sosial ke Gerakan Massa
Popularitas CJP berkembang pesat melalui media sosial. Akun Instagram gerakan tersebut kini memiliki lebih dari 22 juta pengikut, jauh melampaui akun resmi BJP yang memiliki sekitar 9 juta pengikut.
Aksi di New Delhi menjadi demonstrasi besar pertama yang dipimpin langsung oleh Abhijeet Dipke setelah kembali dari Amerika Serikat, tempat ia menyelesaikan studi pascasarjana.
Dipke menegaskan bahwa CJP saat ini bukan partai politik dan belum memiliki rencana mengikuti pemilu. Namun, ia berharap gerakan tersebut dapat berkembang menjadi kelompok penekan yang mampu mendorong pemerintah lebih bertanggung jawab terhadap isu pendidikan dan ketenagakerjaan.
Simbol Perlawanan Generasi Z
Pengamat menilai kemunculan Partai Kecoak mencerminkan meningkatnya ketidakpuasan generasi muda terhadap elite politik India.
Meski sekitar 65 persen penduduk India berusia di bawah 35 tahun, sebagian besar tokoh politik berpengaruh masih berasal dari generasi yang jauh lebih tua. Narendra Modi sendiri kini berusia 75 tahun.
Gerakan CJP juga mendapat dukungan dari sejumlah kelompok oposisi yang melihatnya sebagai simbol perlawanan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi anak muda India. (A02)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini