Info Market CPO
πŸ—“ Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.3K β€’ 0.2K β€’DMI β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO PARINDU β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K Β· LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K Β· LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Nasional

Viral! Aksi Penumpang Menahan Pintu Whoosh Picu Keterlambatan Kereta Cepat

viral! aksi penumpang menahan pintu whoosh picu keterlambatan kereta cepat
Penumpang kereta cepat Whoosh menuju stasiun Halim (Dok. KCIC)

Bandung, Sinata.id – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengecam keras tindakan seorang penumpang yang menahan pintu kereta cepat Whoosh di Stasiun Padalarang. Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 7 April 2026, saat kereta rute Padalarang-Halim bersiap berangkat.

Kejadian terekam CCTV dan sempat menjadi viral di media sosial. Penumpang menahan pintu karena menyadari barang bawaannya tertinggal di peron. Imbasnya, keberangkatan kereta mundur dua menit, dari jadwal pukul 07.23 WIB menjadi 07.25 WIB.

Advertisement

KCIC Tegaskan Tindakan Penumpang Merugikan Banyak Orang

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyatakan bahwa penahanan pintu kereta dapat mengganggu sistem sensor pintu otomatis yang berperan penting dalam keselamatan perjalanan. β€œKami mengecam tindakan penumpang yang menahan pintu kereta, karena selain melanggar aturan, tindakan tersebut juga sangat berpotensi merusak sarana serta berdampak merugikan ratusan penumpang lain akibat keterlambatan keberangkatan,” ujar Eva dalam keterangan resmi, Jumat (10/4/2026).

Baca Juga  Menteri Mukhtarudin: Tak Ada Toleransi bagi Pejabat yang Meloloskan PMI Ilegal

Eva menekankan, intervensi paksa pada pintu otomatis berisiko menimbulkan kerusakan jangka panjang dan mengganggu operasional Whoosh.

Imbauan KCIC untuk Penumpang

KCIC menyiagakan petugas di peron dan di dalam kereta untuk memastikan seluruh penumpang telah berada di dalam sebelum pintu ditutup. Penumpang juga diimbau:

Memastikan seluruh barang bawaan telah dibawa sebelum naik kereta.
Jika barang tertinggal, segera koordinasi dengan petugas melalui layanan Lost and Found KCIC.

β€œPenumpang yang melakukan pelanggaran telah diberikan teguran agar tidak mengulangi perbuatannya. KCIC berharap seluruh penumpang mengikuti aturan dan arahan petugas serta tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri, mengganggu operasional, maupun merusak sarana Whoosh,” tambah Eva.

Baca Juga  Video AI Tuding JK Biayai Roy Suryo, Kuasa Hukum Rismon Sianipar Bantah

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini