Oleh: Pdt Mis Ev Daniel Pardede, MH.
Renungan “Sarapan Pagi Kristen” yang disiarkan melalui kanal YouTube Prison Hospital Crusade kembali mengangkat pesan Alkitab dari 1 Korintus 10:23 tentang pentingnya memilah setiap tindakan berdasarkan nilai kegunaan dan dampaknya.
Dalam tayangan tersebut disampaikan kutipan, “Segala sesuatu diperbolehkan, tetapi bukan segala sesuatu berguna. Segala sesuatu diperbolehkan, tetapi bukan segala sesuatu membangun.” Ayat tersebut menjadi dasar ajakan kepada umat Kristen untuk menilai setiap perbuatan secara bijak, tidak semata-mata berdasarkan kebebasan, melainkan berdasarkan manfaat rohani dan dampak bagi sesama.
Pesan itu juga diperkuat dengan rujukan 1 Tesalonika 5:21–22 yang mendorong jemaat untuk menguji segala sesuatu dan berpegang pada yang baik serta menjauhkan diri dari kejahatan. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, umat diajak untuk tidak hanya mengejar pengetahuan, tetapi memilih dan menerapkan hal-hal yang membawa kebaikan serta membangun kehidupan bersama.
Renungan tersebut turut menyinggung pentingnya menjaga persatuan dalam kehidupan bermasyarakat. Perdebatan mengenai silsilah, garis keturunan, maupun perbedaan adat dinilai tidak membawa manfaat apabila memicu konflik berkepanjangan. Umat diingatkan untuk mengutamakan persatuan dalam Kristus di atas perbedaan latar belakang budaya.
Selain pesan rohani, pengelola kanal juga mengajak jemaat untuk mendukung pelayanan penginjilan melalui doa serta dukungan dana yang disalurkan melalui rekening Bank Mandiri yang telah diumumkan dalam siaran.
Setiap kebebasan memerlukan kebijaksanaan. Uji setiap langkah, pegang yang membangun, dan utamakan persatuan dalam iman. (A27)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini