Pematangsiantar, Sinata.id – Suasana haru bercampur khidmat terasa begitu kuat di rumah dinas wali kota di Jalan MH Sitorus, saat ratusan calon jamaah haji berkumpul mengikuti prosesi tepung tawar. Tradisi sarat makna ini bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan momen penuh doa, harapan, dan keikhlasan bagi 110 calon jamaah haji asal Kota Pematangsiantar yang akan segera menunaikan ibadah ke Tanah Suci.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Wakil Wali Kota Herlina yang mewakili Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi. Dalam sambutannya, Herlina menegaskan bahwa tepung tawar bukan sekadar seremoni, melainkan warisan budaya penuh doa dan harapan.
“Ini adalah simbol rasa syukur dan permohonan keselamatan bagi para jamaah yang akan menempuh perjalanan suci. Pergi ke luar negeri mungkin hal biasa, tetapi menunaikan ibadah haji adalah panggilan langsung dari Allah SWT, sebuah kehormatan yang tidak semua orang mendapatkannya,” ujar Herlina, Senin (20/4/2026).
Ia juga mengingatkan para calon jamaah agar mempersiapkan diri secara lahir dan batin. Menurutnya, ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga ujian mental dan spiritual.
“Lepaskan sejenak urusan duniawi, tinggalkan kesombongan, dan fokuslah beribadah dengan niat yang tulus. Jaga kesehatan, karena kondisi di Arab Saudi berbeda dengan di Indonesia. Perbanyak minum dan jangan memaksakan diri jika tubuh tidak fit,” pesannya.
Selain itu, Herlina turut menitipkan harapan kepada para jamaah untuk mendoakan kemajuan Kota Pematangsiantar agar semakin berkembang menjadi kota yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji Pematangsiantar, H Luhut MA, memastikan seluruh persiapan keberangkatan jamaah telah rampung.
“Alhamdulillah, persiapan sudah 100 persen. Kami berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar. Berangkat 110 orang, semoga kembali ke tanah air juga tetap 110 orang,” ungkapnya optimistis.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda, perwakilan instansi vertikal, tokoh agama, serta organisasi Islam di Kota Pematangsiantar. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan moral bagi para calon jamaah yang akan segera memenuhi panggilan suci ke Tanah Suci.
Prosesi tepung tawar pun ditutup dengan doa bersama, mengiringi langkah para tamu Allah agar diberi keselamatan, kesehatan, dan kelancaran dalam menunaikan rukun Islam kelima. (SN10)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini