Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Dunia

Tentara Prancis Tewas di Lebanon, Macron Kutuk Serangan ke Pasukan UNIFIL

tentara prancis tewas di lebanon, macron kutuk serangan ke pasukan unifil
Pasukan UNIFIL di Lebanon. (reuters)

Beirut, Sinata.id – Seorang tentara Prancis tewas dan tiga lainnya terluka saat menjalankan misi penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon selatan.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengutuk keras serangan tersebut.

Advertisement

“Mengutuk serangan yang tidak dapat diterima,” demikian pernyataan kantor Macron, seperti dilansir Reuters, Minggu (19/4/2026).

Pernyataan itu disampaikan Macron usai melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Presiden Lebanon, Joseph Aoun, dan Perdana Menteri, Nawaf Salam.

Selain satu korban tewas, tiga personel UNIFIL lainnya mengalami luka-luka, dua di antaranya dalam kondisi serius.

UNIFIL menyebut, berdasarkan penilaian awal, tembakan berasal dari aktor non-negara yang diduga terkait Hizbullah. Serangan tersebut juga disebut sebagai “serangan yang disengaja”.

Baca Juga  Rapat DK PBB, AS Bentrok dengan Rusia dan China Soal Sanksi Iran

Macron menegaskan bahwa bukti yang ada mengarah pada kelompok bersenjata yang didukung Iran. Ia mendesak otoritas Lebanon untuk segera mengambil tindakan terhadap pihak yang bertanggung jawab.

Hizbullah Bantah Keterlibatan

Di sisi lain, Hizbullah membantah keterlibatannya dalam serangan tersebut. Kelompok itu menyatakan terkejut atas tuduhan yang dinilai terburu-buru dan tanpa dasar.

Menteri Angkatan Bersenjata Prancis, Catherine Vautrin, menjelaskan bahwa patroli UNIFIL saat itu sedang menjalankan misi membuka akses jalan menuju pos yang terisolasi akibat konflik di wilayah tersebut.

Tentara Prancis tersebut dilaporkan tewas akibat tembakan senjata ringan langsung. Insiden terjadi di Desa Ghandouriyeh, Lebanon selatan.

PBB dan Lebanon Kutuk Serangan

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, turut mengutuk serangan tersebut dan mendesak semua pihak untuk menghormati gencatan senjata serta penghentian permusuhan.

Baca Juga  Korban Bertambah! 6 Pasukan PBB Tewas di Lebanon, 4 Prajurit TNI Gugur

Sementara itu, militer Lebanon menyatakan telah membuka penyelidikan. Presiden Joseph Aoun menyampaikan belasungkawa dan memerintahkan investigasi segera, diikuti kecaman dari Perdana Menteri Nawaf Salam.

Sikap Indonesia

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) juga menyampaikan duka cita atas insiden tersebut.

Dalam pernyataan resmi melalui akun X @Kemlu_RI, Indonesia menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian tidak dapat diterima dan berpotensi menjadi pelanggaran hukum internasional.

“Semua pihak harus menahan diri, menghormati kedaulatan negara, dan menjunjung tinggi hukum humaniter internasional,” demikian pernyataan Kemlu RI.

Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan terhadap personel penjaga perdamaian PBB.

Latar Belakang UNIFIL

UNIFIL pertama kali dikerahkan pada 1978 dan terus bertugas di Lebanon selatan dalam berbagai konflik, termasuk eskalasi terbaru di kawasan tersebut.

Baca Juga  Andrew Mountbatten-Windsor Ditangkap, Lalu Dibebaskan Polisi Inggris

Kematian tentara Prancis ini menambah daftar korban dari pasukan internasional. Sebelumnya, prajurit TNI juga dilaporkan gugur dalam serangan di wilayah yang sama.

Situasi keamanan di Lebanon selatan hingga kini masih tegang, meskipun upaya gencatan senjata terus diupayakan oleh berbagai pihak internasional. (A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini