Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Pematangsiantar

Telur Kadaluarsa Dipasarkan, Kepala Toko Indomaret: Lewat 1 Hari Masih Bisa Dikonsumsi

telur kadaluarsa dipasarkan, kepala toko indomaret: lewat 1 hari masih bisa dikonsumsi
Telur yang sudah kadaluarsa dipasarkan gerai minimarket di Jalan Rakutta Sembiring. foto: hendri/sinata

Pematangsiantar, Sinata.id – Sebuah gerai Indomaret di kawasan lorong 20 Jalan Rakkuta Sembiring, Pematangsiantar, diduga masih memasarkan produk telur yang telah melampaui tanggal kadaluwarsa.

Produk telur ayam kampung kemasan isi 6 butir itu terpajang di rak pada Selasa (25/11/2025) malam, padahal tanggal kedaluwarsanya tercetak jelas: 24 November 2025, atau sudah lewat satu hari.

Advertisement

Menanggapi temuan ini, Kepala Toko Indomaret setempat, Sigit, mengakui ada kecerobohan. Lewat pesan singkat  WhatsApp pada Sabtu (29/11/2025), ia meminta maaf.

“Maaf sebelumnya pak, ini kesalahan real dari team toko. Untuk kedepannya akan dipastikan hal seperti ini tidak terulang kembali pak,” ujarnya.

Sigit menjelaskan bahwa pihaknya kurang teliti dalam pengecekan dan tidak melakukan Stock Opname harian.

Baca Juga  PSI Pematangsiantar Perkenalkan Pengurus Baru ke Kesbangpol, KPU, dan Bawaslu

“Iya pak, kurang teliti untuk melakukan pengecekan expired di telur pak,” katanya.

Namun, responsnya berubah ketika ia mencoba membela diri dengan membandingkan produk di pasar tradisional.

“Gimana cara melakukan pengecekkan telur yang di pasar di pasar pasar (pajak)?” tanyanya.

Sigit kemudian berargumen bahwa produk yang kedaluwarsa satu hari masih layak.

“Jadi kenapa bapak lakukan di tempat kerja saya, bukan lewat 1 minggu, lewat 1 hari masih bisa dikonsumsi,” tuturnya.

Alih-alih menanggapi dengan profesional, Sigit malah menuding niat pemberitaan ini sebagai upaya pencemaran nama baik. Ia pun menanyakan alamat jurnalis Sinata.id dengan dalih untuk “konsultasi”.

“Dimana alamat rumah Bapak? Bapak melakukan ini, seolah olah bapak mau buat berita pencemaran nama baik,” sebutnya. (*)

Baca Juga  Polsek Bangun Bekuk Tersangka Penggelapan Motor di Depan Rumahnya

 

Penulis: Hendri Nainggolan

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini