Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Regional

Syafril Firdaus, Dokter Spesialis Kandungan di Garut Viral Diduga Terlibat Kasus Pelecehan Pasien

nama dokter spesialis kandungan, dr. m syafril firdaus, disorot publik setelah dikaitkan dalam dugaan kasus pelecehan terhadap pasien.
dr. M Syafril Firdaus.

Garut, Sinata.id – Seorang dokter spesialis kandungan di Garut, Jawa Barat, dr. M Syafril Firdaus, tengah menjadi sorotan publik setelah namanya dikaitkan dalam dugaan kasus pelecehan terhadap pasien.

Kasus M Syafril Firdaus

Dugaan ini mencuat ke publik setelah beredarnya rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang memperlihatkan tindakan tidak pantas saat proses pemeriksaan USG di sebuah klinik swasta.

Advertisement

Dalam tayangan tersebut, terlihat sang dokter menggunakan tangan kanannya untuk memeriksa perut pasien dengan alat USG, namun tangan kirinya diduga menyentuh bagian tubuh pasien yang seharusnya tidak tersentuh dalam prosedur medis.

Kasus ini semakin menguat setelah sejumlah akun media sosial mengaku pernah mengalami hal serupa dari dokter yang sama. Salah satu akun Instagram, dengan nama pengguna disamarkan, membagikan pengalamannya: “Saya hampir menjadi korban. Cara beliau melakukan USG tidak sopan. Tangannya hampir menyentuh area yang tidak pantas.”

Lebih lanjut, beredar kabar bahwa dr. Syafril juga pernah menawarkan layanan USG gratis kepada beberapa pasien melalui pesan WhatsApp secara pribadi, sementara klinik tempatnya bekerja tidak pernah memiliki kebijakan layanan tersebut secara cuma-cuma.

Baca Juga  Bupati Batu Bara Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah dalam Penyusunan RKPD 2027

Terkait latar belakang pendidikan, dr. M Syafril Firdaus diketahui merupakan lulusan dari Program Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Universitas Padjadjaran (Unpad), salah satu institusi pendidikan kedokteran ternama di Indonesia. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini