Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Sepi Pengunjung, Omset Pedagang Souvenir di Tomok Anjlok hingga 90 Persen

sepi pengunjung, omset pedagang souvenir di tomok anjlok hingga 90 persen
Suasana di Pasar Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.

Samosir, Sinata.id – Aktivitas perdagangan suvenir khas Batak di kawasan wisata Desa Parsaoran Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, belakangan ini mengalami penurunan drastis. Sepinya kunjungan wisatawan dalam beberapa bulan terakhir berdampak langsung pada anjloknya pendapatan para pedagang.

Pantauan di lapangan, deretan kios yang menjual berbagai cendera mata khas Batak seperti ulos, patung kayu, gantungan kunci, hingga pakaian bertema budaya Batak, tampak lengang dari pengunjung. Beberapa pedagang bahkan memilih menutup kiosnya karena tidak ada transaksi sama sekali.

Advertisement

Dewi Simatupang, salah seorang pedagang di Pasar Wisata Tomok, menyebutkan bahwa penurunan jumlah pembeli mulai terasa sejak Juli 2025. Ia mengaku kondisi ini menjadi yang terparah sejak dirinya membuka usaha di lokasi tersebut.

Baca Juga  Jalan Tinggi Raja Asahan Jadi Perangkap, Besi Portal Picu Ban Pecah

“Biasanya pada masa liburan, pengunjung ramai dan penjualan meningkat. Sekarang, untuk menutup biaya sewa kios saja sulit,” ujar Dewi saat ditemui, Minggu (12/10/2025).

Hal serupa disampaikan oleh Lubis, pedagang patung ukir kayu. Ia menyebutkan, pendapatannya turun tajam. Jika sebelumnya bisa mencapai sekitar Rp1 juta per hari saat akhir pekan, kini pendapatannya hanya sekitar Rp100 ribu, bahkan terkadang nihil.

“Penurunan jumlah wisatawan sangat memukul kami. Kami berharap pemerintah daerah dapat lebih aktif mempromosikan pariwisata Samosir dan mengadakan kegiatan rutin agar wisatawan kembali berdatangan,” ujarnya.

Selain promosi, para pedagang juga menyoroti perlunya perbaikan fasilitas umum di kawasan wisata. Menurut mereka, kenyamanan wisatawan menjadi faktor penting untuk meningkatkan minat kunjungan dan mendukung ekonomi pelaku usaha kecil di sekitar Danau Toba.

Baca Juga  Program MBG Diperkuat, Lima Dapur SPPG di Tanjungbalai Segera Beroperasi

Dikenal sebagai pusat kebudayaan Batak, Samosir memiliki potensi besar menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, tanpa upaya strategis dari pemerintah dan pihak terkait, para pelaku usaha lokal yang bergantung pada sektor pariwisata dikhawatirkan akan semakin terdampak. (SN8)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini