Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Rumah Jokowi di Solo Viral, Muncul Label ‘Tembok Ratapan’ di Google Maps

rumah jokowi di solo viral, muncul label ‘tembok ratapan’ di google maps
Google Maps menunjukkan kediaman Presiden RI ke-7, Joko Widodo. (googlemaps)

Solo, Sinata.id – Kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, menjadi perbincangan di media sosial. Pasalnya, lokasi tersebut sempat ditandai dengan nama “Tembok Ratapan Solo” di Google Maps.

Penamaan itu muncul tepat di titik alamat rumah pribadi Jokowi dan kemudian viral di berbagai platform digital. Fenomena tersebut juga diperkuat dengan beredarnya video seorang pemuda yang beraksi seolah-olah meratap di depan gerbang rumah tersebut. Video itu salah satunya diunggah oleh akun Instagram @indopium.

Advertisement

“Tembok Ratapan di Solo kini jadi salah satu spot paling hype buat anak muda Gen Z,” tulis akun tersebut, seperti dikutip dari detikJateng, Senin (16/2/2026).

Baca Juga  Viral Oknum Guru Diduga Buat “Sayembara” Cari Penyebar Video MBG Berulat

Baca juga:Vlogger Kuliner Tewas Usai Santap ‘Kepiting Setan’ Dalam Konten Viral

Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, mengaku telah mengetahui adanya penamaan tersebut di platform digital. Namun, ia belum dapat memastikan apakah Jokowi sudah mengetahui hal itu.

“Ya, saya sudah tahu. Tidak tahu Bapak sudah tahu atau belum,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Saat ditanya mengenai kemungkinan pengajuan perubahan nama lokasi di Google Maps, Syarif enggan memberikan komentar lebih lanjut. Ia juga mengaku tidak merasa terganggu dengan label tersebut.

“Kalau saya biasa saja,” katanya.

Syarif menegaskan, hingga saat ini tidak ada pembatasan terhadap masyarakat yang ingin berkunjung ke kediaman Jokowi di Kelurahan Sumber. Situasi di sekitar rumah tersebut disebut tetap berjalan seperti biasa. (A02)

Baca Juga  Kakek Tarman Bawa Kabur Motor Milik Istri Muda, Ternyata Pernah Divonis Dua Tahun Penjara

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini