Belanda, Sinata.id – Rob Jetten, pemimpin partai D66, bersiap menjadi Perdana Menteri (PM) termuda dan pertama yang gay di Belanda setelah partainya memenangkan Pemilu 29 Oktober 2025.
Kemenangan itu mengantarnya ke puncak kekuasaan hanya dalam waktu kurang dari dua tahun.
Dalam pernyataan kemenangannya, Jetten menyatakan senang sekaligus bertanggung jawab atas hasil bersejarah bagi D66.
Kemenangan ini dicapai dengan mengalahkan pesaing utamanya, Geert Wilders, politisi populis anti-Islam yang jumlah pemilihnya dilaporkan menurun tajam.
Jetten mengalahkan Wilders dengan kampanye bermuatan positif. Ia mengadopsi semangat “Yes, we can” Barack Obama melalui slogan “Het kan wel” (Itu mungkin), dan menuduh Wilders “menebar perpecahan”.
Visi politiknya menekankan pentingnya peran Belanda di Uni Eropa, dengan menyatakan keinginannya untuk “membawa Belanda kembali ke jantung Eropa”.
Kemenangan D66 membuktikan bahwa gerakan populis dapat dikalahkan dengan kampanye yang optimis.Di sisi lain, kemenangan pribadi Jetten juga mencatatkan sejarah: ia akan menjadi PM pertama Belanda yang secara terbuka menyatakan diri sebagai gay.
Ia bertunangan dengan atlet hoki Argentina, Nicolas Keenan, dan rencananya akan menikah tahun depan di Spanyol.
Rob Jetten, 38 tahun, besar di Uden dan menempuh pendidikan administrasi publik di Universitas Radboud, Nijmegen.
Awalnya bercita-cita di bidang olahraga atau restoran, ia akhirnya memilih politik untuk “membuat dunia menjadi tempat yang sedikit lebih baik.”
Hasil resmi pemilu akan dikonfirmasi pada Senin, 3 November 2025, setelah penghitungan suara dari warga negara di luar negeri selesai. (A58)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini