Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Rico Waas Pimpin Normalisasi Parit Gonggong

rico waas pimpin normalisasi parit gonggong

Medan, Sinata.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau normalisasi parit Gonggong yang berlokasi dijalan Kapten Moh.Ilyas, Kec. Medan Labuhan. Diharapkan normalisasi parit alam sepanjang 1.250 meter tersebut dapat mengatasi permasalahan genangan air di seputaran Simpang Kantor, Selasa (23/9/2025).

Dalam peninjauan itu, Rico Waas turut didampingi Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan Gibson Panjaitan, Kabag Umum Setda Kota Medan Rasyid Ridho Nasution, dan Camat Medan Labuhan Khairun Nasyir Tambusai.

Advertisement

Di sela-sela peninjauan, Rico Waas mengatakan selama ini aliran parit gonggong mengalami penyempitan akibat terhalang bangunan liar yang berdiri diatasnya. Maka dari itu, guna menormalisasi kembali aliran air di parit tersebut, Pemko Medan melakukan pembongkaran bangunan.

Baca Juga  Diduga Tidak Tepat Sasaran, Bantuan Jadup di Tapanuli Utara Disorot Warga

“Hari ini kita melakukan normalisasi parit gonggong dari bangunan liar yang berdiri menutupi parit sehingga airnya tidak tersendat lagi,”kata Rico Waas.

Apalagi bilang Rico Waas, bila aliran air tersendat ditambah dengan tumpukan sampah dan hujan deras, maka dapat mengakibatkan terjadinya genangan air yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

“Untuk itu kita bersihkan semuanya supaya air mengalir lancar,”ujar Rico Waas.

Rico Waas juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan jangan lagi mendirikan bangunan secara ilegal.

“Sama-sama kita merawat daerah kita supaya tetap bersih, jangan sampai anak-anak kita kehidupannya menjadi kurang baik,”himbau Rico Waas.

Sementara itu Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan Gibson Panjaitan mengatakan panjang parit gonggong ini sekitar 1.250 meter. Apabila parit ini selesai dinormalisasi, maka akan mengatasi genangan air di seputaran Simpang Kantor.

Baca Juga  Konflik Agraria Perkebunan di Sumut Tak Kunjung Usai

“Kalau ini bisa teratasi bisa menangani genangan air di seputaran Simpang Kantor, Polsek hingga ke arah belakang Rutan yang selama ini terjadi genangan sampai setengah meter,”jelas Gibson Panjaitan.

Saat ini, Gibson menyebutkan tengah dilakukan pembongkaran bangunan liar diatas parit sebanyak 45 unit bangunan yang terdiri dari kandang ternak dan bagian dari rumah penduduk.

“Untuk memperlancar pekerjaan, kita turunkan alat berat jenis ekskavator amfibi,”sebutnya. (SN7)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini