Medan, Sinata.id – Pembinaan sepak bola usia muda di Kota Medan dinilai tidak akan berjalan optimal tanpa adanya kompetisi yang rutin dan berjenjang. Karenanya, dibutuhkan penguatan ekosistem pembinaan sepak bola daerah.
Hal ini menjadi pokok pembahasan dalam pertemuan Keluarga Besar Mantan PSMS Medan dengan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (10/6/2026).
Pertemuan tersebut juga membahas rencana pengukuhan pengurus Mantan PSMS Medan yang dijadwalkan pada 14 Juni 2026 mendatang di Kebun Bunga Medan. Selain itu, ditekankan pentingnya menghadirkan kompetisi berkelanjutan sebagai wadah lahirnya talenta muda yang siap bersaing di level lebih tinggi.
Rico Waas menegaskan, PSMS memiliki sejarah panjang yang tidak terpisahkan dari Kota Medan. Ia menilai nilai perjuangan para legenda harus terus dihidupkan sebagai inspirasi generasi muda.
“Nama baik PSMS adalah nama baik Kota Medan. Kejayaan yang pernah diraih para senior harus menjadi inspirasi bagi generasi muda. Tidak berhenti sebagai cerita masa lalu, tetapi menjadi dorongan agar anak-anak kita percaya bahwa mereka juga bisa membawa kebanggaan besar bagi Kota Medan,” kata Rico Waas.
Untuk memperkuat sistem pembinaan, Rico Waas juga meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Medan menyusun peta kompetisi tahunan yang berjenjang. Skema ini diharapkan mencakup kelompok usia muda hingga level yang siap masuk kompetisi profesional agar proses pembinaan berjalan konsisten dan terukur.
Ketua Mantan PSMS Medan, AR Gurning, menyatakan kesiapan pihaknya berkontribusi dalam pembinaan generasi muda.
“Sinergi antara pemerintah, legenda PSMS, dan insan sepak bola diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun sistem kompetisi berjenjang yang mampu mengembalikan Medan sebagai salah satu barometer sepak bola nasional,” katanya. (SN22)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini