Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Regional

Puskesmas Butar Raih Penghargaan BPJS Kesehatan atas Komitmen Pelayanan

puskesmas butar raih penghargaan bpjs kesehatan atas komitmen pelayanan
Penghargaan yang diraih Puskesmas Butar di Taput. (istimewa)

Taput, Sinata.id – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Butar, Kecamatan Pagaran, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), menerima penghargaan dari BPJS Kesehatan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan implementasi Integrasi P-Care, Integrasi Antrean Online, dan Implementasi I-Care. Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sibolga kepada Kepala Puskesmas Butar, drg. Normawati Sihombing, pada Kamis (19/2/2026).

Advertisement

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sibolga, Rita Masyita Ridwan, yang mewakili Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, berharap pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui program BPJS terus ditingkatkan. Ia juga menekankan pentingnya penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat kepesertaan BPJS saat berobat.

Baca Juga  Polres Labuhanbatu Amankan Aksi Damai di Depan Gedung DPRD

Baca juga:Kemenkes Bangun 2 Puskesmas Pasca-Bencana Aceh

Rita menegaskan, apabila FKTP tidak memenuhi komitmen pelayanan, BPJS Kesehatan dapat mengurangi besaran dana kapitasi. Sebaliknya, fasilitas kesehatan yang melampaui standar komitmen berpeluang memperoleh insentif atau reward.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Butar, drg. Normawati Sihombing, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan atas penghargaan ini. Ke depan, kami akan terus meningkatkan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang datang berobat,” ujarnya pada wartawan, Minggu (22/2/2026).

Ia menjelaskan, FKTP dapat berupa puskesmas, dokter praktik perorangan, maupun klinik pratama. Karena itu, pihaknya sangat mendukung penerapan Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan (KBK) guna meningkatkan kinerja layanan di Puskesmas Butar.

Baca Juga  Enam Bulan Dicari, Pelarian Maling Ponsel Kandas di Tapteng

Baca juga:Korupsi Puskesmas Berulang, Kejari Labuhanbatu Ungkap Kerugian Negara Rp3,4 Miliar

Adapun indikator penilaian komitmen pelayanan meliputi angka kontak komunikasi, rasio rujukan rawat jalan nonspesialistik, rasio peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang rutin berkunjung ke FKTP, serta indikator tambahan berupa rasio kunjungan rumah. (A02)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini