Bogor, Sinata.id – Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti kondisi Bali yang dinilai kotor dan dipenuhi sampah saat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah, Senin (3/2/2026). Pernyataan itu muncul setelah seorang jenderal asal Korea mengeluhkan kondisi pantai Bali kepada Presiden.
“Maaf ya gubernur, bupati dari Bali, ini real loh. Bali, Desember 2025, Pantai Bali, bagaimana turis mau datang kalau lihat sampah seperti ini,” kata Presiden Prabowo di depan peserta Rakornas, dikutip Rabu (3/2/2025).
Menanggapi perhatian Presiden, Gubernur Bali I Wayan Koster menyampaikan terima kasih dan berjanji menindaklanjuti.
“Saya berterima kasih kepada Bapak Presiden yang memberi perhatian khusus terkait sampah di Bali,” ujar Koster.
Koster menjelaskan, sampah di Pantai Kuta muncul secara musiman, terutama saat musim hujan pada akhir Desember hingga awal Februari. Menurutnya, sebagian besar sampah adalah kiriman dari luar daerah yang terbawa arus laut.
“Mengenai sampah di Pantai Kuta, datangnya musiman saat hujan. Arus besar membawa sampah dari luar daerah. Namun, sampah ini sudah dibersihkan,” kata Koster.
Ia menambahkan, proses pembersihan pantai membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga jam untuk mobilisasi petugas. Untuk mengefektifkan penanganan, Koster berencana membentuk satuan tugas (Satgas) pantai bersih yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, TNI, dan Polri.
“Nah, dengan arahan Bapak Presiden, kami akan kumpulkan Kadis Lingkungan Hidup, BPBD, Kadis Pendidikan, TNI, dan Polri. Satgas ini akan berjaga di pantai, sehingga begitu sampah datang, langsung bisa dibersihkan tanpa menunggu dua atau tiga jam,” ujarnya. [a46]









Jadilah yang pertama berkomentar di sini