Info Market CPO
πŸ—“ Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K β€’ 2.6K β€’ 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.2K β€’DMI β€’ FOB PALOPO β€’ DMI β€’ DMI β€’ LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K Β· DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 – WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Hukum & Peristiwa

Praperadilan Ditolak PN Medan, Dalang Pengangkutan Kayu Ilegal di Sumut Tetap Jadi Tersangka

sidang pn medan
Sidang Prapid di PN Medan. (Foto: istimewa)

Medan, Sinata.id – Pengadilan Negeri Medan menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan tersangka berinisial MN (53) dalam kasus dugaan pengangkutan kayu hasil hutan ilegal.

Putusan tersebut dibacakan dalam sidang Nomor 27/Pid.Pra/2026/PN Mdn pada Selasa, 14 April 2026.

Advertisement

Hakim tunggal menyatakan penetapan status tersangka terhadap MN oleh penyidik Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera telah sah dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam pertimbangannya, hakim menilai penyidik telah memiliki alat bukti yang cukup sebelum menetapkan MN sebagai tersangka.

Bahkan, terdapat tiga alat bukti yang diajukan, yakni keterangan saksi, keterangan ahli, serta barang bukti hasil penindakan.

Selain itu, proses penetapan tersangka juga dinilai telah memenuhi prosedur karena dilakukan melalui gelar perkara bersama Koordinator Pengawas (Korwas) PPNS Polda Sumatera Utara.

Perintahkan Pengangkutan Kayu ke Sawmill

Kasus ini merupakan pengembangan dari penangkapan empat tersangka sebelumnya, masing-masing berinisial MG, AHH, ARH, dan PB, yang diduga mengangkut kayu tanpa dokumen sah SKSHHKB (Surat Keterangan Sah Hasil Hutan Kayu Bulat).

Berdasarkan hasil penyidikan, MN diduga sebagai pihak yang memerintahkan pengangkutan puluhan batang kayu bulat dari Desa Lancat menuju sebuah pabrik penggergajian kayu di Padangsidimpuan.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita empat unit truk bermuatan kayu rimba campuran dengan total volume mencapai 44,25 meter kubik.

Kepala Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera, Hari Novianto, mengapresiasi putusan hakim.

Menurutnya, keputusan itu menunjukkan profesionalitas aparat penegak hukum sekaligus memperkuat komitmen negara dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

β€œPutusan praperadilan ini menegaskan penerapan asas in dubio pro natura, bahwa dalam keadaan ragu-ragu, hakim berpihak pada kelestarian lingkungan hidup. Ini juga membuktikan tindakan penyidikan kami telah sesuai koridor KUHAP,” ujarnya dikutip Rabu (22/4/2026).

Dengan ditolaknya praperadilan tersebut, proses hukum terhadap MN dipastikan terus berjalan.

Ia dijerat Pasal 16 juncto Pasal 88 ayat (1) huruf a UU Nomor 18 Tahun 2013 serta Pasal 20 UU Nomor 1 Tahun 2023 terkait penyertaan tindak pidana karena diduga menyuruh melakukan kejahatan tersebut.

Sementara itu, empat tersangka lainnya lebih dahulu memasuki tahap persidangan setelah berkas perkara mereka dinyatakan lengkap atau P-21. (A08)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini