Jakarta, Sinata.id – Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto menggunakan Mobil Maung saat menghadiri retret Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026).
Menurut Sugiono, penggunaan kendaraan taktis ringan produksi dalam negeri tersebut menjadi simbol kebanggaan nasional karena Indonesia mampu menghadirkan produk industri pertahanan sendiri di forum internasional.
Mobil Maung merupakan kendaraan taktis ringan 4×4 buatan PT Pindad yang diproduksi di Bandung. Kendaraan itu kini digunakan sebagai kendaraan dinas Presiden serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
“Saya kira ini satu bentuk kebanggaan bahwa kita telah mampu membuat suatu produksi mobil yang sejak pelantikan dipakai oleh Pak Presiden,” ujar Sugiono di Filipina, Sabtu (9/5/2026).
Sugiono menjelaskan, Presiden Prabowo secara khusus meminta agar Mobil Maung dibawa dalam agenda KTT ASEAN di Filipina sebagai bentuk promosi produk dalam negeri.
“Kemudian beliau kemarin berpesan untuk bisa membawa itu ke sana,” katanya.
Menurut Sugiono, langkah tersebut mendapat respons positif dari sejumlah delegasi dan pejabat negara sahabat yang hadir dalam forum ASEAN.
“Respons yang saya dapatkan dari rekan-rekan sejawat juga positif. Ini kebanggaan bangsa karena kita bisa hadir dalam forum internasional dengan peralatan produksi bangsa sendiri, khususnya mobil yang digunakan Presiden,” ujarnya.
Mobil Maung Garuda MV3 berwarna putih dengan pelat nomor Indonesia 1 terlihat digunakan Presiden Prabowo saat tiba di Bandara Internasional Mactan-Cebu, Filipina, Kamis (7/5/2026).
Usai turun dari pesawat, Prabowo langsung menaiki kendaraan tersebut untuk mengikuti rangkaian agenda KTT ASEAN ke-48.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan penggunaan Maung di luar negeri menjadi momen perdana kendaraan produksi PT Pindad itu tampil dalam forum internasional.
“Untuk pertama kalinya, saat mendarat di luar negeri, Presiden Prabowo dijemput dengan mobil Maung, kendaraan kebanggaan bangsa Indonesia hasil pengembangan industri pertahanan nasional,” ujar Teddy.
Maung Garuda MV3 sebelumnya telah digunakan Prabowo sebagai kendaraan dinas kepresidenan sejak pelantikannya pada 20 Oktober 2024. Namun, kunjungan ke Filipina menjadi kali pertama kendaraan tersebut dibawa dalam agenda luar negeri Presiden RI.
Kendaraan itu turut menjadi bagian dari dukungan operasional dan logistik kenegaraan selama kunjungan Presiden Prabowo di Filipina. (A02)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini