Info Market CPO
πŸ—“ Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.2K β€’ 1K β€’DMI β€’ LOCO PARINDU β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K Β· LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Prabowo Pimpin Rapat Kesiapan Pangan dan Energi Jelang Lebaran

prabowo pimpin rapat kesiapan pangan dan energi jelang lebaran
Presiden RI Prabowo Subianto

Jakarta, Sinata.id – Presiden RI, Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/3/2026), untuk membahas kesiapan sektor pangan dan energi menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Pejabat yang hadir antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Advertisement

Dalam kesempatan itu, Bahlil menekankan rapat membahas stok bahan pangan, energi, hingga LPG, untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi selama puasa dan Lebaran.

Baca juga: Pemerintah Datangkan 10 Ton Cabai Rawit untuk Jaga Harga Selama Ramadan

β€œSederhananya, fokus kami tetap di energi, pangan, dan kesiapan menyambut Idul Fitri. Termasuk ketersediaan Sembako, LPG, dan hal-hal penting ekonomi nasional,” ujar Bahlil.

Baca Juga  BNI Kembalikan Dana Rp 28 Miliar Kasus Jemaat Gereja, Andre Rosiade Apresiasi Langkah Cepat dan Transparansi

Sementara itu, Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa Prabowo meminta dirinya melakukan sidak dan operasi pasar di berbagai daerah, guna memastikan pasokan pangan aman dan harga tetap stabil.

β€œSaya ditugaskan mengecek langsung lapangan beberapa hari dalam seminggu, dari operasi pasar desa, kampung nelayan, hingga persiapan produksi padi, irigasi, dan pupuk,” kata Zulkifli Hasan.

Langkah ini dinilai sebagai upaya pemerintah memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga ketersediaan energi di momentum Ramadan dan Lebaran. (A18)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini