Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
News

Politisi Golkar Soroti Ketahanan Energi di Tengah Gejolak Timur Tengah

politisi golkar soroti ketahanan energi di tengah gejolak timur tengah
Beniyanto (Parlementaria)

Surabaya, Sinata.id – Dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas pasokan energi dunia. Kondisi tersebut mendorong perhatian terhadap kesiapan cadangan energi nasional agar tetap mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Anggota Komisi XII DPR RI, Beniyanto menegaskan, tentang pentingnya memperkuat ketahanan energi Indonesia, termasuk dengan meningkatkan kapasitas cadangan bahan bakar minyak (BBM) guna mengantisipasi gangguan distribusi global.

Advertisement

“Saat ini storage BBM kita sekitar 20 hari. Artinya, cadangan yang kita miliki masih mampu menopang kebutuhan energi nasional dalam jangka waktu tersebut,” ujar Beniyanto di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (11/3/2026).

Menurut politisi Partai Golkar ini, jalur distribusi energi internasional masih perlu terus dipantau, mengingat sebagian besar pengiriman energi dunia melintasi wilayah yang rentan konflik.

Baca Juga  DPR Tegaskan Pasal 292 UU Kepailitan Selaras dengan UUD 1945

Ia mencontohkan pergerakan kapal pengangkut energi yang melalui Selat Hormuz. Dari empat kapal yang melintasi jalur tersebut, dua di antaranya telah berhasil melewati kawasan tersebut, sementara dua lainnya masih dalam perjalanan.

“Namun secara umum, persiapan pasokan BBM kita masih dalam kondisi aman,” jelas legislator Fraksi Partai Golkar itu.

Meski demikian, Beniyanto mengingatkan bahwa Indonesia perlu mempercepat langkah transformasi energi untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil yang sebagian masih berasal dari impor.

Salah satu langkah strategis yang dinilai dapat dilakukan adalah memperluas penggunaan kendaraan listrik, terutama pada sektor transportasi darat.

“Kita harus mulai mendorong transformasi energi, khususnya di sektor transportasi darat dengan penggunaan kendaraan listrik. Jika sekitar 20 persen kendaraan di Indonesia beralih ke mobil listrik, kita bisa menghemat sekitar 25 persen konsumsi energi di sektor transportasi darat,” tandasnya. (A18)

Baca Juga  Viral! Kawanan Gajah Liar Masuk Mess Karyawan di Siak, Warga Berlarian Selamatkan Diri

Sumber: Parlementaria

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini