Medan, Sinata.id – Polrestabes Medan mencatat Kecamatan Percut Sei Tuan, Pancur Batu, dan Medan Barat sebagai tiga wilayah dengan jumlah pengungkapan kasus perjudian terbanyak dalam seratus hari pelaksanaan penindakan.
Ketiga kawasan itu menjadi fokus operasi aparat karena tingginya aktivitas perjudian yang ditemukan di lapangan.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Jumat (13/2/2026), menyampaikan bahwa Percut Sei Tuan yang berada dalam wilayah hukum Polsek Medan Tembung menempati posisi teratas.
Di sana, lanjut dia, petugas berulang kali menemukan praktik perjudian dan melakukan tindakan hukum terhadap pelaku.
Urutan berikutnya adalah wilayah hukum Pancur Batu. Aparat Polrestabes bersama jajaran polsek setempat mengintensifkan penindakan karena aktivitas perjudian dinilai cukup marak.
Sementara Medan Barat tercatat sebagai wilayah ketiga dengan jumlah pengungkapan kasus terbanyak selama periode yang sama.
Kombes Calvijn menyatakan telah menginstruksikan Kasat Reserse serta para kapolsek di Medan Tembung, Pancur Batu, dan Medan Barat untuk meningkatkan langkah penegakan hukum.
Ia meminta seluruh jajaran mengambil tindakan tegas guna menghapus praktik perjudian dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Selain perjudian konvensional, kepolisian juga menemukan pola baru pada praktik perjudian daring.
Di sejumlah lokasi, termasuk kawasan Jermal, bandar menyediakan perangkat telepon genggam yang telah dilengkapi akun dan saldo permainan.
Pengunjung tidak lagi menggunakan ponsel pribadi, melainkan datang langsung ke lokasi untuk mengakses jaringan judi melalui fasilitas yang disiapkan.
Untuk perjudian mesin darat, penyebarannya ditemukan di berbagai titik. Tidak hanya di barak yang diduga menjadi lokasi aktivitas ilegal, tetapi juga di warung, rumah, dan ruko.
“Pada tiap lokasi, bandar umumnya menempatkan satu hingga dua unit mesin judi,” ujarnya.
Kapolres menambahkan, pihaknya menyatakan akan terus memperluas pengawasan dan penindakan terhadap seluruh bentuk perjudian, baik daring maupun mesin darat, seiring meningkatnya temuan di sejumlah kecamatan. (A58)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini