Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Pematangsiantar

Pemko Siantar Janji Tinjau Ulang Izin THM Evo

pemko siantar janji tinjau ulang izin thm evo
Massa pengunjuk rasa bertemu dengan Sekda Junaedi Antonius Sitanggang di ruang Komisi III DPRD. foto: hendrik/sinata

Pematangsiantar, Sinata.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Pematangsiantar, Junaedi Sitanggang, menerima perwakilan Gerakan Sosial Pemuda/Pemudi Rami Sekitarnya (GESPERSI), yang berunjuk rasa menuntut tempat hiburan malam atau THM Evo Star ditutup, Kamis (11/12/2025).

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruangan Komisi III DPRD, Junaedi menegaskan, THM itu memiliki izin KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) adalah izin karaoke keluarga.

Advertisement

“Kami sudah melakukan pengawasan terhadap perizinan evo star, tahun lalu melakukan pengawasan KBLI mereka adalah karaoke keluarga,” ujar Sekda.

Baca juga: Warga Simpang Rami Tuntut Penutupan Hiburan Malam Evo

Lebih lanjut Junaedi menyatakan bahwa terkait gangguan kamtibmas (keamanan karena kewenangan dari pihak kecamatan baik dari kelurahan, polisi maupun Koramil setempat, pihaknya belum pernah menerima laporan.

Baca Juga  Siswa SMA Tampak di Lokasi Demo Depan Kantor DPRD Siantar

“Kami belum bisa memastikan izin apa saja yang mereka miliki, kasih kami waktu 3×24 jam untuk memeriksa perizinan yang mereka miliki,” ujar Junaedi.

Sekretaris Gespersi, Yuda Situmorang, menegaskan jika sebelumnya antara Evo Star dan warga memilki kerjasama, dimana warga sekitar menjadi tenaga kerja dengan catatan THM itu adalah tempat karaoke keluarga. Namun, berjalannya waktu tempat itu berubah menjadi tempat hiburan malam.

Dia mengungkapkan tempat itu sudah pernah di grebek dan ditutup karena terlibat peredaran narkoba oleh Polda Sumatera Utara.

“Kami juga mempertanyakan apakah THM bisa beroperasi di dekat gereja dan lingkungan sekolah?” katanya. (*)

Penulis: Hendrik Nainggolan

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini