Simalungun, Sinata.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun berencana membentuk bank sampah di setiap nagori yang tersebar di 32 kecamatan. Program ini menjadi salah satu agenda utama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Simalungun dalam upaya pengelolaan sampah yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Kepala DLH Kabupaten Simalungun, Daniel Silalahi, melalui sambungan telepon, Rabu (8/4/2026), menyampaikan bahwa pengadaan bank sampah merupakan program prioritas yang saat ini tengah dipersiapkan.
“Mau kita buat bank sampah di setiap nagori. Saat ini kita tinggal menunggu surat edaran dari Bupati,” ucap Daniel.
Ia menjelaskan, keberadaan bank sampah diharapkan tidak hanya mampu mengatasi persoalan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Tujuannya adalah agar sampah terurai dengan baik, sehingga tidak semuanya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sampah yang memiliki nilai ekonomis akan dipilah terlebih dahulu, sehingga bisa dimanfaatkan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Daniel menegaskan bahwa tidak ada batasan jumlah bank sampah di setiap nagori. Jumlahnya akan disesuaikan dengan volume sampah di masing-masing wilayah serta kesiapan pengelola bank sampah.
“Tergantung bagaimana pengurus bank sampah tersebut. Selain itu juga volume sampahnya,” ujarnya.
Saat ini, DLH masih menunggu surat edaran yang akan ditandatangani oleh Bupati Simalungun, Anton Saragih. Ia juga menyebutkan bahwa di beberapa wilayah program serupa sebenarnya sudah berjalan, seperti di Kecamatan Bosar Maligas. (SN14)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini