Info Market CPO
πŸ—“ Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.2K β€’ 1K β€’DMI β€’ LOCO PARINDU β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K Β· LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Regional

Pemkab Humbahas dan Kementan Dorong Pengembangan Bawang Putih di Kawasan Food Estate

kementan salurkan bantuan pertanian 20 hektare untuk budidaya bawang putih di humbahas
Kementan Salurkan Bantuan Pertanian 20 Hektare untuk Budidaya Bawang Putih di Humbahas.

Humbahas, Sinata.id – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) bekerja sama dengan Kementerian Pertanian RI menggelar sosialisasi pengembangan komoditas bawang putih di kawasan Food Estate Desa Ria-ria, Kecamatan Pollung. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Ria-ria pada Jumat (28/8/2025) ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan daerah tersebut sebagai sentra baru produksi bawang putih nasional.

Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Nababan, menegaskan bahwa bawang putih merupakan salah satu komoditas strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menilai potensi lahan di wilayah Humbahas sangat mendukung untuk pengembangan hortikultura tersebut.
β€œMelalui kelompok tani, kami berharap bantuan sarana produksi pertanian yang diberikan dapat dikelola dengan baik sehingga berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani,” ujar Oloan.

Advertisement

Sebagai bentuk dukungan, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian untuk areal seluas 20 hektare. Bantuan tersebut mencakup benih bawang putih, pupuk organik maupun anorganik, mulsa, dolomit, bahan pengendali organisme pengganggu tanaman (OPT), hingga pendampingan teknis budidaya.

Baca Juga  21 Dapur SPPG Beroperasi, Bupati Targetkan 2025 Layani Seluruh Penerima Manfaat

Dalam kesempatan itu, Van Basten, Tim Ahli Sayuran Kementerian Pertanian yang hadir sebagai narasumber, menjelaskan alasan fokus pemerintah terhadap komoditas bawang putih.
β€œKami ditugaskan untuk mengawal program penanaman sayuran dan herbal. Sesuai arahan Menteri Pertanian, perhatian khusus diberikan pada bawang putih karena komoditas ini masih menjadi salah satu produk hortikultura dengan nilai impor terbesar,” terangnya.

Lebih lanjut, Van Basten menyampaikan bahwa program penanaman bawang putih di Humbahas akan dimulai pada Oktober 2025 dan ditargetkan dapat dipanen pada Januari 2026 mendatang. (A1)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini