Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Regional

Pemerintah Lakukan Intervensi, Harga Cabai Turun ke Rp 35 Ribu Hingga Rp 55 Ribu

pemerintahan provinsi sumatera utara (pemprovsu) lakukan intervensi untuk menekan harga cabai merah di pasaran. hasilnya, harga cabai merah bergerak turun di kisaran rp 35 ribu per kilogram (kg) hingga rp 55 ribu per kg.
Pemerintah intervensi harga cabai pada sejumlah pasar tradisional

Medan, Sinata.id – Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) lakukan intervensi untuk menekan harga cabai merah di pasaran. Hasilnya, harga cabai merah bergerak turun di kisaran Rp 35 ribu per kilogram (kg) hingga Rp 55 ribu per kg.

Intervensi dilakukan Satuan Tugas Penanganan Inflasi (Satgas PI) bentukan Gubernur Sumatera Utara M Bobby Afif Nasution, dengan mendatangkan cabai merah dari pulau Jawa, lalu didistribusikan pada sejumlah pasar.

Advertisement

Distribusi cabai merah dilakukan pada 21 titik lokasi di Kota Medan. Seperti pada Pasar Petisah, Medan, sekira 500 kg cabai merah dipasok oleh Satgas PI.

Satgas PI terdiri dari 3 BUMD milik Pemprovsu, diantaranya, PD Aneka Industri dan Jasa (AIJ), PT Dirga Surya, serta Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU).

Baca Juga  Patroli Dialogis Polres Pakpak Bharat Sasar Titik Keramaian di Salak, Jaga Stabilitas Kamtibmas

“Hari ini kita intervensi harga cabai merah. Saat ini harganya Rp 35 ribu/kilogram,” ujar Direktur Utama PT Dirga Surya, Ari Wibowo, Sabtu 25 Oktober 2025.

Turut hadir Dirut PD AIJ Swangro Lumbanbatu, Dirut PT PPSU Ferry Indra, serta Dirut PDAM Tirtanadi Ardi Surbakti.

Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme masyarakat cukup tinggi terhadap penurunan harga tersebut

“Alhamdulillah, sekarang bisa beli cabai lebih murah. Tadi saya beli dua kilogram,” kata Suriati, salah seorang pembeli.

Hal senada disampaikan Ismawati, pedagang cabai di Pasar Petisah. “Lumayan, bang. Cabainya bagus-bagus juga kondisinya,” ujarnya.

Ari Wibowo menegaskan, langkah ini merupakan bentuk gerak cepat Pemprov Sumut dalam menekan inflasi daerah. Upaya intervensi harga akan terus dilakukan dengan menggandeng para pedagang pasar.

Baca Juga  GP Ansor Aceh Timur Ultimatum Wali Kota Langsa Terkait Ucapan "Debt Collector"

“Ke depan, kolaborasi akan terus kita optimalkan agar inflasi bisa terkendali dan beban masyarakat berkurang,” terang Ari.

Ia juga memastikan stok cabai di Kota Medan dan Sumatera Utara masih aman. Selain pasokan dari Jawa, pihaknya akan memperkuat kerja sama dengan petani lokal dan pemerintah kabupaten/kota.

Sebelumnya, Pemprov Sumut juga telah mendistribusikan cabai merah ke Pasar Induk Lau Cih, Pasar MMTC, Pasar Sei Sikambing, Pusat Pasar, Pasar Sukaramai, serta beberapa pasar di Kabupaten Deli Serdang.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution untuk menjaga stabilitas harga bahan pangan utama yang menjadi penyumbang inflasi daerah. (*)

Baca Juga  Polres Aceh Timur Bekuk Pengedar Ganja, dan Sita BB 1,6 Kg

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini